
Sebagai puncak acara, pada Sabtu (19/7), akan digelar lomba barongsai yang menghadirkan tim-tim dari berbagai daerah, memperkaya semangat kebudayaan dan kebersamaan dalam perayaan ini.
Baca juga: Blunt_id Rilis Single ‘Relakan’, Kembali Unjuk Taring Setelah 30 Tahun Bermusik
“Shejit bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga ruang pelestarian budaya Tionghoa yang terbuka untuk umum,” jelas Heri.
Ia juga menekankan pentingnya acara ini sebagai ajang silaturahmi warga Tionghoa di Karawang dan sekitarnya.
“Kami mengundang semua warga untuk ikut merayakan Shejit bersama,” pungkasnya. (*)








