Beranda Regional Pergi ke Bali, Ini Jawaban Bupati Purwakarta

Pergi ke Bali, Ini Jawaban Bupati Purwakarta

PURWAKARTA-Bupati Kabupaten Purwakarta Anne Ratna Mustika yang bertolak ke Bali setelah Gugus Tugas Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran Nomor 166 satgascovid-19/2021tanggal 18 Juni 2021 untuk mengikuti kegiatan dari Kementerian Dalam Negeri dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Sabtu (19/6) dianggap melanggar aturan pelarangan melakukan kunjungan dalam daerah dan luar daerah yang tercantum disalah satu poin Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19.

Dalam keterangannya Bupati Kabupaten Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan kegiatan tersebut bukan Plesiran namun kegiatan pengukuhan Apkasi dan tidak bisa diwakilkan.

“Ke Bali bukan plesiran, itu kegiatan Pengukuhan Apkasi, dan kegiatan itu tidak bisa diwakilkan, walau sebelumnya saya menugaskan Kepala DPKPB Wahyu Wibisono untuk mewakili,”jelas Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Senin (21/6)

“Itu undangan resmi dari Kemendagari dan sebelumnya telah dinyatakan sehat dan bebas Covid-19 oleh GTPP Covid-19 Purwakarta. Jadi, bukan pelesiran,”ujarnya

Diketahui sebelummya, sebanyak 114 bupati secara resmi dikukuhkan sebagai Dewan Pengurus Apkasi masa bhakti 2021-2026 disaksikan Mendagri Tito Karnavian, didamping Gubernur Bali I Wayan Koster.

“Kegiatan pengukuhan ini bersamaan dengan Rakernas XIII Apkasi tahun 2021 yang berlangsung secara hybrid dengan menerapkan prosedur cleanliness, health, safety and environment sustainability (CHSE) dan penerapan protokol kesehatan yang ketat,”tegasnya

Selain itu agenda tersebut juga dalam rangka mendukung program Work From Bali (WFB) dalam rangka upaya pemulihan ekonomi yang kita tahu terdampak cukup parah akibat pandemi Covid-19.