
“Nanti bu Masah tinggal terima kunci saja. Rumahnya dibangunin dari nol, mulai dari fondasi hingga selesai,” katanya.
Baca juga: Unsika Sambut 161 Mahasiswa Baru Program Pascasarjana, Ada dari Pengusaha hingga Bupati Karawang
Sebagai informasi, Andri memaparkan bahwa program Rulahu tahun 2025 menyasar sebanyak 2.249 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang ada di Kabupaten Karawang.
Per-unit-nya dianggarkan sebesar Rp46,9 juta.
“Anggarannya Rp46,9 juta dikalikan total 2.249 unit. Jumlah tersebut itu 900 unit dari dinas, sisanya dari aspirasi pokir dan musren,” paparnya.
Nenek Masah kini hanya bisa menunggu dan berharap pemerintah segera menepati janji. “Saya hanya ingin rumah bisa dibangun secepatnya, biar enggak tinggal di tenda lagi,” tutur Nenek Masah. (*)








