Beranda Regional Polres Bekasi Akan Lakukan Penyekatan di Berbagai Perbatasan

Polres Bekasi Akan Lakukan Penyekatan di Berbagai Perbatasan

KOTA BEKASI – Lonjakan angka penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi membuat berbagai rumah sakit umum daerah (RSUD) dan RS Swasta tidak dapat menampung jumlah pasien yang terpapar Covid 19 membludak. Hal itulah yang membuat Jajaran Polres Metro Bekasi Kota bersama unsur tiga pilar mulai lakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di perbatasan DKI Jakarta agar pengendara tidak boleh masuk ke Kota Bekasi.

Dalam rangka pemberlakukan PPKM yang dimulai Sabtu malam nanti pukul 00:00 wib didua perbatasan yaitu pasar Sumber Artha Jalan KH. Noer Alie, Kalimalang dan Patung Garuda jalan Sultan Agung, Medan Satria.

“Untuk itu kita sebagai petugas mengecek kesiapan kita kemudian penjadwalannya, daftar tugas dan lainnya termasuk pemahaman petugas terhadap aturan yang diberlakukan di PPKM darurat ini,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Suprijadi kepada media, Sabtu (3/7/21),

Kapolres juga menuturkan bahwa petugas gabungan akan melakukan penyekatan kepada warga yang melintas di area perbatasan. Warga yang melintas akan ditanya petugas terkait dengan kepentingannya keluar rumah.

“Mulai nanti tadi malam sudah ada penyekatan didua titik jaga pos, disitu mulai dilakukan penyekatan terhadap masyarakat, dua Minggu ini kita harapkan masyarakat untuk dapat menahan diri untuk diam di rumah dan tidak keluyuran,” tambahnya.

Apel gelar pasukan diikuti oleh jajaran Polres Metro Bekasi Kota, Satpol PP Kota Bekasi, Kodim 0507/Bks, BPBD Kota Bekasi dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Sementara bagi pelanggar, akan diberikan sanksi hukum akan diterapkan kepada masyarakat yang melanggar aturan PPKM darurat tersebut.

Kepentingan pada sektor Esensial seperti perbankan, IT dan Komunikasi, pasar modal, perhotelan dan Kritikal seperti sarana kesehatan, kemananan, Objek vital nasional,kebutuhan pokok menjadi pertimbangan dan pengecualian.

“masa PPKM darurat akan diberlakukan selama 14 hari ke depan dan ada kemungkinan diperpanjang melihat perkembangan situasi yang ada,” jelas Kapolres (ais).

Artikel sebelumnyaLengkapi Perayaan Disnat, Prodi Pariwisata LSPR Lakukan Kick Off dari Digital Tourism
Artikel selanjutnyaPenegakan Disiplin PPKM Darurat Kabupaten Karawang