Beranda Regional Polres Karawang Perangi Hoax Lewat Lagu

Polres Karawang Perangi Hoax Lewat Lagu

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Polres Karawang mempunyai cara tersendiri untuk mengkampanyekan anti hoaks.
 
Mereka menciptakan sebuah video lengkap dengan lagu “Anti Hoax” yang merupakan cover single Asian Games 2018, Meraih Bintang.
 
Berikut liriknya: 
 
HOAX ada setiap waktu
informasi tak menentu
Dari sumber yang tak tahu
Buat masyarakat ragu 
 
Cobalah kita renungkan
Sebelum kan disebarkan
Cermatilah isinya
Pahamilah sumbernya
 
Kabar palsu, rekayasa, di internet, social media 
Tetap fokus kita saring sebelum sharing 
Berita hoax, provokativ, isu sara, pemecah bangsa 
Jangan mudah percaya, Demi bangsa dan negara
 
Yo yo ayo… LAWAN HOAX Yo yo ayo… LAWAN
HOAX
Yo yo ayo… LAWAN HOAX JADI  LAH NETIZEN
CERDAS 
Yo yo ayo… LAWAN HOAX Yo yo ayo… LAWAN
HOAX 
Yo yo ayo.. kita saring sebelum lakukan sharing 
 
Jangan pernah mudah percaya
Berita hoax pemecah bangsa
Kalau hoax jangan disebar
Kalau mau kena ITE
 
Jangan pernah mudah percaya
Berita hoax pemecah bangsa
Kalau hoax jangan disebar
Kalau mau kena ITE
 
Berita Hoax Provokativ, isu sara, pemecah bangsa 
Jangan mudah percaya, Demi bangsa dan negara 
 
Yo yo ayo… LAWAN HOAX Yo yo ayo… LAWAN
HOAX 
Yo yo ayo… LAWAN HOAX JADI  LAH NETIZEN
CERDAS 
Yo yo ayo… LAWAN HOAX Yo yo ayo… LAWAN
HOAX
Yo yo ayo.. kita saring sebelum lakukan sharing
 
Kabar palsu, Rekayasa, Di internet, social media 
Tetap fokus kita saring sebelum sharing
Berita hoax, Provokatif, isu sara, pemecah bangsa
Jangan mudah percaya, Demi bangsa dan negara
 
 
 
Lagu itu dinyanyikan jajaran Polres Karawang, mulai dari Kapolres Karawang, hingga Bayangkari Cabang Karawang.
 
Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengatakan, ide pembuatan lagu dan video tersebut muncul secara spontan saat Polres Karawang mempersiapkan pengamanan masa kampanye pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres).
 
“Salah satu yang perlu diantisipasi adalah penyebaran berita povokatif dan hoaks yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat,” ungkap Slamet, Senin (8/10/2018). Slamet mengatakan, pihaknya melihat beberapa kerawanan konflik sosial muncul akibat beberapa berita  meresahkan yang diposting di media sosial.
 
Contohnya informasi hoaks yang sempat berkembang di Karawang, saat kejadian meninggalnya suporter Persija di Bandung. “Kerawanan ini perlu diantisipasi, terutama saat masa kampanye pileg dan pilpres yang cukup lama waktunya,” tambahnya. Slamet menyebut, pembuatan lagu dan video tersebut tidak sampai memakan waktu satu minggu. Hal itu berkat kekompakan jajaran Polres Karawang untuk memerangi hoaks.
 
“Pengambilan suara dan pengambilan gambar hanya satu hari. Sementara editing tiga hari,” katanya. Di media sosial Facebook misalnya, video anti hoaks ini sempat viral. Seperti video yang diunggah pemilik akun Marvel Bellamy, mendapat 2.710 suka, 2.212 dibagikan, dan 145 komentar.(kb)