Beranda Regional Polres Karawang Segera Persiapkan ETLE

Polres Karawang Segera Persiapkan ETLE

KARAWANG – Polres Kabupaten Karawang belum bisa melaksanakan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di bulan Maret 2021. Demikian diungkapkan Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Rizky Adiputro.

“Kabupaten Karawang masih dalam proses persiapan, mudah-mudahan nanti di tahap berikutnya. Minta doanya biar Karawang segera bisa melaksanakan ETLE,” kata Rizky saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (25/3/21).

Dikatakan Rizky, penerapan tilang elektronik di Jawa Barat baru ada 2 wilayah di Polda Jabar yang menjadi pilot project yakni Kota Bandung dan Kota Cirebon. Sedangkan di Karawang sendiri pelanggar lalu lintas terbilang sedang, namun paling banyak yang melanggar soal kelengkapan kendaraan, surat-surat, perorangan dan pelanggaran melawan arus.

“Tahun 2021 dari bulan Januari ada 104 perkara tilang dan Februari 293 perkara tilang. Ini semua yang melanggar yakno kelengkapan kendaraan, surat-surat dan perorangan. Serta pelanggaran melawan arus,” katanya.

Adapun tujuan tilang elektronik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya pengendara supaya tertib berlalu lintas meskipun tidak ada petugas yang berjaga. Dimana sistem tilang elektronik merupakan salah satu implementasi Korlantas Polri mewujudkan program prioritas presisi atau prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan.

“Proses penindakan terhadap pengendara bermotor yang melanggar dapat terekam kamera perangkat e-Tilang. Kemudian petugas langsung mengirimankan surat tilang ke alamat sesuai dengan nomor polisi kendaraan yang terdaftar. Dalam surat tilang tersebut juga mencantumkan pasal-pasal yang dilanggar, tanggal, dan tempat pelanggaran,” paparnya.

Korlantas Polri telah menyiapkan link situs untuk konfirmasi pelanggaran di tilang elektronik, tanggal serta tempat sidang pelanggaran lengkap dengan denda yang harus dibayar.

Pelanggar dapat membayar denda tilang melalui bank atau datang sidang. Jika lewat bank bisa melalui BRI atau bank lain. Konfirmasi pelangaran berlaku selama delapan hari. Adapun batas waktu terakhir pembayaran tilang ialah 15 hari dari tanggal pelanggaran. (rst)

Artikel sebelumnyaJelang Musim Tanam, Petani Binaan Pupuk Kujang Tanam Padi Bersama Wamentan
Artikel selanjutnyaKepala Kanwil DJP Jawa Barat II Suruh Media Kampanyekan WP SPT Tahun 2020