Beranda Regional Premi BPJS Kesehatan Perangkat Desa Belum Dibayar, Pasien Ditolak Berobat

Premi BPJS Kesehatan Perangkat Desa Belum Dibayar, Pasien Ditolak Berobat

Premi BPJS Kesehatan Kepala Desa dan perangkatnya se Kabupaten Purwakarta diduga belum disetorkan.

Dari informasi yang diterima pembayaran premi BPJS Kesehatan para Kepala Desa dan perangkatnya dipotong sebesar 1 persen dari Siltap perangkat desa dan 4 persen diambil dari anggaran pemerintah daerah.

Tak tanggung-tanggung, kabar yang diterima premi BPJS Kesehatan belum dibayarkan hingga 4 bulan, dan hingga saat ini belum diketahui permasalahannya hingga belum terbayarkan ke BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Purwakarta Jaya Pranolo saat dihubungi mengatakan sebelumnya ada masalah tetapi sudah clear.

“Kemarin hari Minggu ( 1 hari ) ada laporan perangkat desa yang berobat ke RS BPJS nya tidak aktif,”jelasnya melalui pesan WA Senin (2/8)

“Saya koordinasi dengan BPJS hari ini Senin (2/8) aktif kembali, dan bagi perangkat desa yang hari minggu terlanjur berobat , info dari BPJS akan di proses,”ujarnya

“Ada permasalahan data sedikit untuk bulan terakhir, tapi sudah clear dengan BPJS sehingga bisa aktif kembali,”pungkasnya

Sementara dari informasi yang diterima dari perangkat desa bahwa Siltap yang diterima setiap bulan tidak ada kendala karena pemotongan 1 persen untuk premi BPJS Kesehatan langsung by System.

Sementara pihak BPJS Kesehatan sendiri belum bisa dhubungi untuk diminta keterangannya.(trg)

Artikel sebelumnyaDitanya Kasus Majalah Sawala, Kadis Kominfo Bungkam
Artikel selanjutnyaBulog Karawang Kenalkan Produk Beras Asli Petani Lokal, Apa Itu?