Beranda Regional Program Pemda, Setiap Desa di Karawang Dijatah Tiga Rutilahu

Program Pemda, Setiap Desa di Karawang Dijatah Tiga Rutilahu

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Pemkab Karawang akan membangun sebanyak 1.200 rumah tidak layak huni (Rutilahu) pada tahun anggaran 2019. Setiap desa mendapat jatah tiga hingga empat unit rumah se kabupaten Karawang dengan kategori rumah tangga miskin. Untuk membangun Rutilahu tersebut tahun ini Pemkab Karawang menyediakan anggaran Rp50,6 miliar.

“Ini program lanjutan kita dari RPJMD selama lima tahun kita targetkan bisa membangun 6.400 unit rutilahu. Tahun sebelumnya kita sudah membangun 2.800 unit dan sisanya sebanyak 3.600 unit akan kita bangun hingga 3 tahun kedepan dan setiap tahunnya 1.200 unit. Jadi saya optimis target kita akan tercapai sesuai dengan program yang direncanakan,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Karawang, Ramon Wibawa Laksana, Selasa (5/2/2019).

Menurut Ramon setiap desa bisa mengajukan warganya yang membutuhkan bantuan pemerintah daerah untuk membangun rumah tidak layak huni. Hanya saja pemohon pembangunan rutilahu ini harus memiliki lahan sendiri secara sah menurut hukum yaitu dengan menunjukan bukti kepemilikan rumah. Syarat lain yang tidak kalah penting pemohon harus dari kalangan masyarakat miskin.

“Jadi kepala desa setempat harus menjamin warganya memang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan rutilahu,”katanya.

Ramon mengatakan pemerintah daerah menyediakan anggaran sebanyak Rp47 juta untuk setiap unit rutilahu. Untuk pemerataan setiap desa hanya boleh mengajukan paling banyak 4 orang warganya untuk mendapatkan rutilahu.

“Masih banyak kebutuhan warga untuk mendapatkan rutilahu, namun karena anggaran kita terbatas jadi tidak semua bisa kita penuhi. Ada juga warga miskin yang mengajukan namun lahan yang mereka tempati bukan milik sendiri hingga kita tolak,” katanya.

Menurut Ramon program pemberian bantuan rutilahu untuk masyarakat miskin ini merupakan program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Terbukti dengan berjalannya program ini angka kemiskinan di Karawang sedikit mengalami penurunan.

“Salah satu indikator kemiskinan itu ialah kondisi tempat tinggal warga miskin itu mungkin penyebab turunnya angka kemiskinan,” katanya.(kb/dbs)

Komentar Facebook