Beranda Regional Proyek DPUPR Berpotensi Merugikan Negara Hingga Milyaran Rupiah

Proyek DPUPR Berpotensi Merugikan Negara Hingga Milyaran Rupiah

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Tidak semua kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang yang bersumber dari APBD 2017 lalu, dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Buktinya saja, setelah dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ternyata masih terdapat temuan yang melanggar kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang- undangan.

Salah satu temuan BPK tersebut, yakni Proyek jalan Interchange Karawang Barat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang tahun 2018, yang berpotensi merugikan negara hingga mencapai Rp. 2,1 Miliar.

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Asep Hazar kepada TV Berita membenarkan jika proyek jalan Interchange Karawang Barat yang dibangun dengan merogoh kocek APBD Kabupaten Karawang sebesar Rp. 35 Miliar tersebut menjadi temuan BPK dengan dasar kurangnya kualitas pada pembangunannya.

“BPK menemukan kualitas jalan yang kurang karena seharusnya cor-an jalan itu ada durasi waktu selama sekian hari yang ditentukan untuk dibuka namun pihak pelaksana baru tujuh hari sudah dibuka plastiknya, sehingga berpengaruh kepada daya tekan jalan tersebut,” jelasnya.

Dari adanya temuan tersebut, Kata Asep, pihaknya meminta kepada pelaksana pekerjaan untuk mengikuti prosesnya dan mengembalikan temuan tersebut kepada BPK.

“Rekomendasi BPK ini harus dilaksanakan dan di Follow Up oleh pihak rekanan,”ujarnya.

Menurut Asep, Pihak rekanan saat ini sedang melakukan upaya banding untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya sempat banding dan memberikan penjelasan kepada BPK.

“Dalam upaya banding yang pertama, hasilnya BPK kemudian menurunkan nilai temuan tersebut dari sebesar Rp. 2,8 Miliar menjadi Rp. 2, 1 Miliar, dan sekarang mereka sedang berupaya melakukan banding kedua, Karena mereka juga punya argumentasi , kita ikuti saja prosesnya,” pungkas Asep.(nna/dhi)

Komentar Facebook