Beranda Headline Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3, Ini Penjelasan Kapolres Karawang

Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3, Ini Penjelasan Kapolres Karawang

Puncak arus mudik karawang
Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono.

KARAWANG – Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono memprediksi puncak arus mudik di wilayah Karawang terjadi pada Rabu (19/4) atau H-3 Lebaran.

Karenanya, sebanyak 1.637 personil TNI-Polri serta bekerjasama dengan beberapa dinas terkait di Karawang senantiasa siaga mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, utamanya saat puncak arus mudik.

“Sesuai arahan dari Kepala Kepolisian RI kami diamanahi untuk menekankan teknis. Dalam semangat mewujudkan arus mudik dan balik yang aman, sebanyak 1.637 pasukan kami libatkan secara sinergis, ada TNI-Polri dan dinas terkait,” ujarnya kepada tvberita.co.id pada Selasa (18/4).

Kapolres menyampaikan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu (19/4) dan saat ini telah ada 22 posko arus mudik yang terdiri dari 20 pos pemantauan (pospam) dan 2 pos pelayanan bagi pemudik.

Baca juga: ASN Karawang Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas, Membandel Siap-siap Disanksi!

Sekitar 15 titik kemacetan telah dipetakan dan pihaknya akan menempatkan personel untuk ditugaskan mengurai kemacetan. Ia berharap, para pemudik bisa menaati rambu-rambu lalu lintas selama perjalanan.

“15 titik kemacetan sudah kami petakan, dan akan kami tempatkan personil untuk mengurai kemacetan. Puncak arus mudik akan terjadi Rabu, kami harap masyarakat bisa menaati rambu-rambu lalu lintas,” imbuhnya.

Ade Safrudin, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang mengungkapkan, peningkatan jumlah volume kendaraan sudah terjadi sejak Minggu (16/4) pukul 20.00 WIB.

Dikalkulasi Senin (18/4) jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor ada sebanyak 25.884, mobil pribadi sebanyak 6.885, angkutan kecil ada 1.139, angkutan besar ada 572, angkutan umum (bis kecil) sebanyak 522, dan angkutan umum besar sebanyak 535.

Baca juga: PT KAI Siapkan 303 Kereta Tambahan Antisipasi Puncak Arus Mudik

“Ada kenaikan volume kendaraan. Per hari Minggu saja, jumlah pemudik arah ke Jakarta sudah mencapai 2000 orang. Selain itu, terkalkulasi ada sekitar 2.500 orang pemudik yang menuju ke arah Cirebon. Ini kita ambil data dari pos PAM Tanjungpura,” ungkapnya.

Ia menerangkan, saat ini pos utama jalur mudik terletak di Tanjungpura, kemudian terdapat pos pembantu di wilayah barat; Kepuh, Lamaran, Atas, Peundeuy, Masari, Terminal Klari, Telagasari dan wilayah timur; Gamon, Cikalor, Krasak, Sasak Gambrenh, Jomin, Dawuan, Mako PKB, Tamelang, Kanzen, Flyover, Cakampek dan Pasar Kosambi.

“Sebanyak 145 anggota pengaman kami siapkan di arus mudik, mereka akan tersebar di jalan Alteri dan jalan alternatif,” tutupnya. (*)