Beranda Regional PUPR Kordinasi Proyek dengan Pendampingan TP4D Karawang

PUPR Kordinasi Proyek dengan Pendampingan TP4D Karawang

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang Acep Jamhuri menegaskan pihaknya selalu melakukan koordinasi dan melayangkan surat permohonan rekomendasi pendampingan kepada TP4D Kejaksaan Negeri untuk setiap pengerjaan proyek.

Menurutnya, dari sekian banyaknya paket pekerjaan yang ada di Dinas PUPR, hanya beberapa paket besar dan strategis saja yang dilakukan pendampingan.

Pasalnya, Kejaksaan beralasan bahwa jika proyek- proyek kecil seperti penunjukan langsung apabila harus didampingi, TP4D kejaksaan tidak memiliki personil yang cukup.

“Untuk pendampingan TP4D di setiap paket pengerjaan dinas PUPR, saya rasa semua paket sudah kami koordinasikan. Meski hanya beberapa paket bernilai besar saja yang didampingi oleh TP4D, “ungkapnya.

Ia pun memahami apa yang menjadi kendala pihak kejaksaan tersebut. Namun ia menegaskan bahwa semua paket pekerjaan yang ada di dalam dinsanya telah ia laporkan kepada kejaksaan.

Disinggung terkait masih adanya proyek pengerjaan infrastruktur yang masih lemah dalam pengawasan internal dinas PUPR sendiri, Acep menuturkan bahwa PUPR hanya memiliki beberapa orang pengawas saja.

Sehingga pantas, jika seorang pengawas harus mengawasi beberapa paket pekerjaan. Ia menambahkan saat ini Dinas PUPR Karawang hanya memiliki sekitar 40 pengawas yang ahli dibidang teknik.

“Kita memang kekurangan pengawas yang murni sarjana teknik. Bayangkan saja, dengan jumlah segitu dibandingkan dengan proyek yang harus diawasi,”ujarnya.

Kondisi ini pulalah, kata dia, yang menyebabkan terkadang ada pekerjaan yang seolah tidak diawasi. Padahal para pengawas ini harus bekerja megawasi secara bergantian proyek pengerjaan yang lain.

“Idealnya untuk mengikuti prosedur pekerjaan kami membutuhkan pengawas lebih banyak lagi. Jika perlu satu paket pekerjaan satu orang pengawas. Ini pasti akan jauh lebih dapat meminimalisir kecurangan- kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ulas Acep pada saat menggelar Konfrensi Pres dengan awak media beberapa waktu lalu.

Oleh karenanya, PUPR mengajak masyarakat untuk sama-sama, mengawasi pengerjaan proyek untuk pembangunan di Kota Karawang ini.

“Ini tentu positif bagi pembangunan. Agar, peluang kontraktor nakal untuk membuat asal jadi itu berkurang,” tuturnya.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu, Kepala Seksi Intelijen Makki mengungkapkan program kerjasama kejaksaan bersama Pemerintah Daerah melalui program TP4D yang dilakukan untuk mencegah adanya penyimpangan proyek pembangunan.(nin/ds)