Beranda News Ketua DPRD Purwakarta Disebut Otoriter dan Tak Pedomani Kolektif Kolegial

Ketua DPRD Purwakarta Disebut Otoriter dan Tak Pedomani Kolektif Kolegial

PURWAKARTA-Ketua Ormas Manggala Garuda Putih Kabupaten Purwakarta Ramdan Juniar menyebut Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Ahmad Sanusi sebagai pimpinan yang otoriter dan tidak paham arti kolektif kolegial.

Hal ini dikatakan Ramdan saat kembali gagalnya audensi yang dijadwalkan sebelumnya antara Aliansi Kian Santang dengan Ketua DPRD dan anggota lainnya bersama beberapa pihak yang bisa menjelaskan terkait BTT, CSR dan PAW anggota DPRD.

“Ketua DPRD Purwakarta Ahmad Sanusi saya katakan otoriter,”tegas Ketua Ormas Manggala Garuda Putih Kabupaten Purwakarta Ramdan Juniar Kamis (16/9)

“Alasannya jelas, gagalnya audensi ini dikeluarkan dan ditandatangani oleh Ketua DPRD sudah tiga kali,”ujarnya

“Sebelumnya dia yang mengundang berujung dia pun tidak hadir, kali ini dia membatalkan dengan pernyataan sampai batas waktu yang tidak ditentukan,”ungkapnya

“Pernyataan dalam surat mengundang tantangan, bagi kami tidak masalah dan kalaupun kami sampai turun ke jalan untuk melakukan aksi jangan salahkan kami yang selama ini Purwakarta sudah kondusif bisa berubah,”ujarnya

“Ketua DPRD itu harus banyak belajar lagi, dan pahami apa arti kolektif kolegial, dan keputusannya bukan keputusan sendiri,”tegasnya

“Aliansi Kian Santang, akan melakukan aksi bila penjelasan terkait CSR, BTT dan PAW anggota DPRD tidak bisa dijelaskan oleh Ketua DPRD dan anggota lainnya berikut pihak lainnya yang berkompeten menjelaskan pertanyaan kami,”pungkasnya. (trg)

Artikel sebelumnyaTiga Kali Gagal Audensi, GMBI Sebut Ketua DPRD Purwakarta Gagal Paham
Artikel selanjutnyaJokowi Sahkan Perpres Pesantren, PKB Karawang Potong Tumpeng