Beranda Headline Lewat MBG Berbasis Komunitas, Purwakarta Fokuskan Pemberdayaan Perempuan

Lewat MBG Berbasis Komunitas, Purwakarta Fokuskan Pemberdayaan Perempuan

Wakil menteri Pppa
Kegiatan diskusi Program MBG di SMKN Tegalwaru, Purwakarta, sebagai upaya menuju Indonesia Emas. (Foto: Istimewa)

PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesehatan perempuan dan anak melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis komunitas. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Menteri dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ke Kabupaten Purwakarta, yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, M.P., pada Sabtu (1/2/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam diskusi bertema “Membangun Sinergi dalam Meningkatkan Kesehatan Perempuan dan Anak melalui Program MBG Berbasis Komunitas” ini berlangsung di SMKN Tegalwaru, Purwakarta, dan diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan.

Baca juga: Pemkab Purwakarta Gandeng PT Megatama Putra Sejahtera Bangun Simpang Susun Campaka

Menteri PPPA Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si. menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu pondasi penting dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Namun demikian, keberhasilan program tersebut memerlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat.

“Dua pertiga penduduk Indonesia adalah perempuan dan anak. Artinya, peran perempuan sangat penting dalam membangun Indonesia,” ujar Menteri PPPA, merujuk pada Asta Cita Keempat Presiden.

Ia menegaskan bahwa penguatan kesehatan perempuan dan anak harus menjadi prioritas bersama, karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Melalui Program MBG berbasis komunitas, peran perempuan diharapkan semakin strategis, baik sebagai penggerak keluarga sehat maupun penguat ketahanan pangan lokal.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta Ir. Sri Jaya Midan, M.P. menyampaikan bahwa Pemkab Purwakarta telah menjalankan berbagai program yang selaras dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satunya melalui pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) di setiap desa.

“Purwakarta memberdayakan Kelompok Wanita Tani melalui program Pekarangan Pangan Lestari. Kami juga fokus pada penguatan pangan keluarga dan kebun komunitas sebagai pemasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” jelasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemberdayaan perempuan, penguatan pangan lokal, dan kesehatan perempuan dan anak menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan MBG di daerah. Pendekatan berbasis komunitas dinilai efektif karena melibatkan langsung masyarakat sebagai pelaku utama.

Baca juga: Bupati Purwakarta Hadiri Peresmian Kantor PJR dan Pool Barang Bukti Kecelakaan Tol Cipularang

Diskusi yang berlangsung secara interaktif ini tidak hanya membahas kerja sama lintas sektor, tetapi juga menekankan pentingnya program penguatan peran perempuan dalam pembangunan. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan cita-cita bersama, yakni “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesehatan perempuan dan anak di Purwakarta dapat terus meningkat sekaligus menjadikan Kabupaten Purwakarta sebagai contoh penerapan Program Makan Bergizi Gratis berbasis komunitas bagi daerah lain di Indonesia. (*)