
PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein melaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi SPPG bersama Forkopimda dan dinas terkait dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan pemantauan dan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Mercure Karawang, Selasa (1/4/2026).
Rapat Koordinasi dan Evaluasi SPPG ini bertujuan untuk memastikan pengawasan terhadap SPPG Kabupaten Purwakarta berjalan optimal, sehingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat tepat sasaran, aman, dan berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyasar peserta didik mulai dari PAUD, pendidikan dasar, menengah, hingga keagamaan, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.
Baca juga: Peternakan Ilegal Akan Ditutup, Satpol PP Purwakarta Diduga Jual Beli SOP
Menurut Bupati Purwakarta, keberadaan SPPG Kabupaten Purwakarta memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta menekan angka stunting dan malnutrisi pada anak-anak dan kelompok rentan.
“Melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi SPPG ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh pelaksanaan SPPG Kabupaten Purwakarta berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Saat ini, SPPG Kabupaten Purwakarta memiliki 130 unit operasional, 5 unit siap operasional, 56 unit dalam tahap persiapan, serta 15 unit yang berhenti operasional sementara. Jumlah tersebut akan terus disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati juga menegaskan bahwa pengembangan SPPG Kabupaten Purwakarta tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah.
Menurutnya, program ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasok bahan pangan.
Baca juga: BGN Hentikan Sementara SPPG di Kabupaten Purwakarta
“SPPG Kabupaten Purwakarta ini harus menjadi investasi jangka panjang, tidak hanya untuk kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk menggerakkan ekonomi lokal,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN beserta jajaran, Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta dan Karawang, jajaran Forkopimda Kabupaten Purwakarta dan Karawang, serta Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) dari kedua daerah. (*)








