Beranda News PTT Sekwan Berani Usir Wartawan, Disuruh Siapa??

PTT Sekwan Berani Usir Wartawan, Disuruh Siapa??

PURWAKARTA-Insiden dua orang wartawan media online diusir dari tempat rapat pembahasan anggaran perubahan APBD yang dilaksanakan di gedung putih DPRD Kabupaten Purwakarta yang diikuti oleh Badan Anggaran DPRD Kabupaten Purwakarta dan TAPD Kabupaten Purwakarta Jumat (24/9) sore.

Salah satu PTT (Pegawai Tidak Tetap) di Sekertariatan Dewan Kabupaten Purwakarta yang mengusir dua orang wartawan pada saat melakukan tugas peliputan pembahasan anggaran perubahan APBD Kabupaten Purwakarta mengaku disuruh yang hingga saat ini belum diketahui siapa yang menyuruh PTT tersebut untuk mengusir wartawan dari tempat rapat pembahasan anggaran.

“Saya disuruh, wartawan jangan disini, silahkan nunggu dibawah saja,”ujar Dani salah satu PTT Sekertariatan Dewan Kabupaten Purwakarta Jumat (24/9) sore

Saat ditanya siapa yang menyuruh wartawan agar tidak berada ditempat pembahasan angggaran antara Badan Anggaran DPRD dan TAPD Kabupaten Purwakarta.

“Saya hanya disuruh saja,”kata Dani singkat tanpa menyebutkan siapa yang menyuruh dirinya untuk mengusir wartawan

Sekwan DPRD Kabupaten Purwakarta Suhandi saat diminta keterangannya membantah memerintahkan salah satu PTT mengusir wartawan.

“Memang Dani salah satu PTT di Sekertariatan Dewan, tapi dia memang sebagai ajudan Ketua DPRD Ahmad Sanusi,”ujarnya

“Tapi saya tidak pernah menyuruh apalagi memerintahkan terkait wartawan tidak boleh menghadiri dalam rapat pembahasan anggaran, siapa yang menyuruh saya tidak tahu,”pungkasnya

Dalam UU PERS Nomor 40 tahun 1999 tentang kebebasan PERS dalam Pasal 18 disebutkan Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).

Sampai saat ini salah satu PTT yang melakukan pengusiran terhadap wartawan karena disuruh belum memberikan keterangan apapun terkait siapa yang menyuruh dirinya melakukan hal tersebut. (trg)

Artikel sebelumnyaHMI Sebut Rapat Banggar Tertutup ? Konyol !!
Artikel selanjutnyaHari Agraria Nasional, BPN Karawang Gelar Baksos