
“Kita ini pekerja melebihi tuyul, tidak mengenal jam waktu. Pembantu aja yang notabenenya tidak memperkaya majikannya, dia dikasih THR. Kita yang kerja tidak kenal waktu dan cuaca, hanya dikasih bingkisan,” tuturnya.
Baca juga: Praktisi Hukum Tagih Janji DPRD Bongkar Borok ATR/BPN Karawang: Jangan Omon-omon Doang..
Kurir lainnya, Septian Teguh mengatakan, di tahun sebelumnya para kurir masih bisa bertahan lantaran volume paket terbilang tinggi. “Kalau di tahun sekarang turun, jadi kita kebingungan,” katanya.
Karena kondisi ini, mereka memutuskan untuk mogok bersama hingga perusahaan memperhatikan kesejahteraan para kurir.
“Kita emang bener-bener lagi di bawah, yang dibutuhkan temen-temen cuman perhatian lebih doang gak berbentuk apa-apa. Kita sedang mogok kerja semua sampe ada perubahan kebijakan yang memperhatikan kita,” tandasnya.
Disnakertrans janji perjuangkan
Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang berjanji akan mengawal pencairan BHR bagi kurir ekspedisi Lastana Express Indonesia (Lazada Logistic).
Baca juga: Panduan Zakat Fitrah 2025 di Karawang dan Jawa Barat: Nominal dan Cara Pembayaran
“Akan kami tindaklanjuti, saya sudah perintahkan mediator untuk ke kantor Lazada,” tegas Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia Dewi saat dikonfirmasi.








