Beranda Regional RDP Nelayan Ciparage Jaya ke DPRD Disoal, Gary: Jangan Ajari Ikan Berenang

RDP Nelayan Ciparage Jaya ke DPRD Disoal, Gary: Jangan Ajari Ikan Berenang

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Kedatangan puluhan nelayan Ciparage Jaya bersama kuasa hukumnya, dalam menyuarakan keluhan mereka (Nelayan, Red) kepada Komisi II DPRD Kabupaten Karawang beberapa hari lalu menambah semakin panasnya perseteruan antara pihak nelayan dengan pengurus Koperasi Produksi Perikanan Laut (KPPL) Samudera Mulya Desa Ciparage Jaya yang lama.

Hal tersebut bisa terlihat ketika kuasa hukum pengurus KPPL lama, Supriyadi, SH., MH., Menanggapi dan menyayangkan langkah atau tindakan para nelayan dan kuasa hukumnya (M. Gary Gagarin, SH., MH. ) yang membawa permasalahan diantara mereka ke Komisi II DPRD Kabupaten Karawang.

Dimana menurut Supriyadi, para nelayan dan kuasa hukumnya dalam menuntut hak mereka itu seharusnya melalui pengadilan.

Bahkan ia berkesimpulan dan berkeyakinan ada kepentingan lain selain kepentingan nelayan dengan memanfaatkan kondisi yang ada.

Karena menurut Supriyadi, Untuk uang tabungan yang memang merupakan hak para nelayan, sudahn 80 persen dikembalikan oleh pengurus lama, sebagian yang belum dikembalikan, pihaknya menunggu dokumen milik nelayan tersebut untuk divalidasi.

“Sudah 80% lebih kok yang kita serahkan uangnya atau kita bayarkan uangnya. Semacam orang menabung di Bank pasti ada buku tabungan, dilihat dulu tabungannya berapa, lalu dibayar. Jadi bukan tidak dibayar tetapi belum dibayar karena menunggu bukti dari para nelayan untuk diverifikasi dan divalidasi,” terangnya, sebagaimana dilansir dalam sebuah pemberitaan media online.

Sementara itu Kuasa Hukum nelayan, M. Gary Gargarin, SH., MH., menanggapi dengan santai pernyataan Supriyadi atas dirinya.

Dikatakan Gary, Berkaitan statement Supriyadi bahwa dirinya bukanlah pengacara profesional. Ia menyerahkan penilaian tersebut kepada publik dan kliennya.

Namun yang jelas, sebagai sesama advokat dirinya tidak akan pernah menyudutkan teman satu profesinya.

“Karena kita di advokat punya kode etik. Jadi silahkan saja berasumsi tapi masyarakat banyak nanti bisa menilai sendiri mana yang profesional dan berintegritas dan mana yang tidak,” ucapnya santai.

Lebih lanjut Gary menjelaskan alasan utama pihaknya datang ke DPRD adalah bukan untuk menggiring opini.

Tetapi DPRD merupakan sebuah lembaga representasi rakyat, maka harus dapat menampung aspirasi para masyarakatnya.

“Pertama, masalah uang anggota KPPL Samudra Mulya memang secara umum bukan kewenangan anggota DPRD , tetapi masalah ini sudah menimbulkan keresahan dikalangan para nelayan. Kedua, kedatangan kami ke DPRD adalah menyampaikan keluh kesah yang di rasakan oleh para nelayan Ciparage Jaya, kan kami datang kesana tidak hanya menuntut urusan KPPL tetapi banyak hal agar pemerintah daerah memberikan perhatian,” ujar Gary menjelaskan agenda kedatangan dirinya dan Nelayan Ciparage Jaya untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPRD saat itu.

Kemudian lanjutnya lagi, sebagaimana dikatakan kuasa hukum pengurus koperasi lama, pihaknya harus menuntut ke pengadilan, itu ibarat mengajari ikan berenang.

Pasalnya, pihaknya sudah melakukan pengaduan ke Polres Karawang dan menunggu iktikad baik dari pengurus KPPL Samudra Mulya yang lama, tetapi tetap tidak ada iktikad baik.

Justru, pihak pengurus lama kami duga telah melakukan perbuatan melawan hukum, langsung mengembalikan uang kepada anggota nelayan, sementara mereka (pengurus lama, Red) sudah tidak punya legal standing (hak dan kewajiban hukum) sebagai pengurus.

‘Dimana- mana namanya organisasi harus ada serah terima dokumen dan aset kepada pengurus baru. Ini kok malah gak ada, jadi aneh. Dan dari pihak kami masih punya beberapa temuan yang segera akan kami buka ke aparat penegak hukum,” ungkap Gary menandaskan.

“Kalau merasa pengurus lama KPPL samudra mulya sudah baik semua, coba buktikan dengan audit saja selama 3 tahun terakhir, nanti akan terlihat sesuai atau tidak. kalau hasil audit dari pihak kami pasti tidak akan diterima oleh pihak mereka jadi silahkan buktikan dengan audit independen,” tegasnya lagi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Nelayan, Desa Ciparage Jaya, Kecamatan Tempuran , Kabupaten Karawang , didampingi kuasa hukumnya, M. Gary Gagarin, SH.,MH., mendatangi kantor DPRD Kabupaten Karawang yang kemudian diterima langsung oleh Ketua Komisi II Fraksi PKB, Anggi Rostiana Tarmadi dan beberapa anggota Komisi II lainnya.

RDP yang digelar di Ruang Rapat I DPRD Kabupaten Karawang sekitar pukul. 11.00 WIB ini, Kamis (12/3) lalu ini turut juga dihadiri Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karawang.(nna/ris)