Beranda Regional Relawan Bank Sampah Terima Santunan Kematian Rp42 Juta Dari BPJAMSOSTEK

Relawan Bank Sampah Terima Santunan Kematian Rp42 Juta Dari BPJAMSOSTEK

Karawang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) cabang Karawang, kembali menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris peserta. Bertempat di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang, hari Senin tanggal 15 Februari 2021, santunan sebesar Rp42 juta rupiah diberikan kepada Siti Unayah selaku istri dari mendiang Saman yang meninggal pada bulan November lalu dikarenakan sakit.

Saman (alm) merupakan peserta BPJAMSOSTEK yang terdaftar sejak bulan Februari 2020, dengan membayar iuran sebesar Rp10.800 setiap bulannya untuk program Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan kerja, dibawah naungan Bank Sampah Pura Bestari. Saman meninggalkan seorang istri yang tengah hamil 7 (tujuh) bulan bersama 2 (dua) orang anak.

Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, santunan diberikan diberikan secara simbolis oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang, Rosmalia Dewi, SH, MH mewakili Kepala DLHK Kabupaten Karawang, Drs. Wawan Setiawan NK., MM. yang berhalangan hadir karena keperluan dinas, disaksikan oleh Kepala Bidang Kepesertaan BPJAMSOSTEK cabang Karawang, Ratna Netty, dan Pengurus Bank Sampah Puri Bestari dibawah naungan ecco village, Runy Trimartiana. Pada kesempatan tersebut, Rosmalia mengungkapkan pentingnya memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja.

“Kami turut berduka cita kepada ahli waris, semoga santunan ini dapat digunakan sebagai modal usaha, dan bermanfaat bagi masa depan keluarga yang ditinggalkan, dan terima kasih kepada BPJAMSOSTEK. Saya menghimbau kepada seluruh unit kerja dan mitra DLHK yang belum bergabung, tenaga kerja, juga relawan dibawa binaan LHK untuk segera menjadi peserta BPJAMSOSTEK,” ungkapnya.

Sementara itu, dihubungi ditempat terpisah, Kepala Kantor BPJAMSOSTEK cabang Karawang, Novias Dewo Santoso yang berhalangan hadir mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami turut prihatin atas meninggalnya alm Saman salah satu peserta kami, semoga santunan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga apalagi dalam situasi pandemic seperti sekarang ini,” tutup Dewo.