Beranda Regional Resinda Diduga Lakukan Kecurangan yang Akibatkan Kontraktor Merugi Miliaran Rupiah

Resinda Diduga Lakukan Kecurangan yang Akibatkan Kontraktor Merugi Miliaran Rupiah

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – PT. Bukit Muria Jaya Estate (Resinda) diduga melakukan kecurangan dalam perjanjian kerjasama proyek pembangunan Rumah Toko (Ruko) di Kawasan Resinda. Dan merugikan pihak kontraktor senilai kurang lebih Rp. 3,2 Miliar.

PT. Kana Jaya sebagai kontraktor mengaku telah dirugikan oleh pihak Resinda setelah menyelesaikan 30 proyek bangunan Ruko di Kawasan tersebut.

Bahkan terungkap, Surat Perintah Kerja (SPK) pun bukan ditandatangani oleh Johanes Irawan selaku Direktur Utama (Dirut) PT. Bukit Muria Jaya Estate (Resinda), melainkan ditandatangani oleh Head Purchasing.

Ditambah, Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diberikan tidak sesuai dengan gambar teknis yang ada.

Dikonfirmasikan hal tersebut oleh Tvberita.co.id, Rabu (18/12), pihak managemen Resinda melalui Marketing Offficer, Indra Apriady mengatakan jika pihak managemen Resinda sedang ada kegiatan meeting diluar.

Menurut Indra, sebagai Marcomm, dirinya tidak memiliki kewenangan menjawab hal tersebut dan berjanji akan menyampaikan apa yang menjadi pertanyaan awak media kepada pihak managemen dan akan segera memberitahukan hasilnya dengan segera.

“Saya tidak punya kewenangan dan tidak bisa memastikan jawaban terkait permasalahan ini, karena bapak Yohanes pun sedang ada meetting diluar, tapi nanti akan saya sampaikan dan hasilnya akan saya kabarkan segera,” kata Indra menjelaskan.

Diketahui, ditengah jalan saat mengerjakan proyek, Pihak Resinda menjanjikan, setelah selesai bangunan akan melakukan musyawarah. Dan Sucses Fee yang akan diberikan sebesar 6 hingga 7 persen bagi jasa pemborong.

Hal tersebut diungkapkan Dirut PT. Kana Jaya, Johanes Andrian, kepada awak media.

Ia menuturkan, berdasarkan kekeliruan antara RAB dengan gambar teknis tersebut kemudian ricuh Bill of Quantity, sedangkan Pihak Resinda tidak berkenan untuk mengganti kerugian, sehingga pihaknya merugi senilai Rp. 2,4 Miliyar ditambah uang retensi dan sisa tagihan sebesar Rp. 800 jutaan. Maka jika ditotal kerugian PT. Kana Jaya, adalah sebesar Rp. 3,2 Miliyar.

“Makanya selesai pembangunan kita belum diserah terima seluruhnya, baru 5 Ruko yang sudah diserah terima, karena masih ada yang belum dibayarkan. Tapi pihak Resinda justeru melakukan penggantian kunci untuk 25 Ruko,” tandasnya. (nna/dhi)