Beranda Regional Sapa Harapan, Upaya Perang Lawan Narkoba Warga Hunian Vertikal

Sapa Harapan, Upaya Perang Lawan Narkoba Warga Hunian Vertikal

TVBERITA.CO.ID – “SAPA HARAPAN” Menyapa warga Hunian vertikal melalui daring talkshow dengan Sosialisasikan Bahaya Narkoba era new normal bersama BNN”

Di tengah krisis wabah virus corona yang terus menjadi sorotan utama berbagai pihak dan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB), maka upaya perang melawan narkobapun tetap harus berjalan. BNN tetap dituntut untuk menunjukkan kinerja nyata dalam menegakkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Situasi saat ini berbeda, namun tantangannya semakin besar, upaya sosialisasi bahaya narkoba yang biasanya menyedot massa besar tidak bisa lagi dilakukan untuk sementara waktu. Karena itulah, BNN harus jeli untuk mengambil langkah lainnya yang tetap aman dan memberikan dampak yang cukup signifikan. Opsi yang diambil adalah BNN Menyapa hunian vertikal bersama Perumnas Karawang dan Grand Sentraland Karawang (GSK) melalui virtual meeting/ talk show dengan tema “SAPA HARAPAN – Saatnya punya hunian ramah anak tanpa narkoba” adalah salah satu yang bisa diandalkan untuk sosialisasi bahaya narkoba untuk saat ini. Live talk show dilakukan pada Minggu (14/06).

“Kami memberikan apresiasi terhadap perumnas yang telah menyiapkan program yang bagus terkait kondisi saat ini yang tidak dapat berkumpul memberikan seminar secara langsung, namun Perumnas dan GSK dapat menyelenggarakan secara virtual demi terus berperang melawan narkoba di semua lini kehidupan” ujar R. Dhea Rinova, SH.,MH sebagai Narasumber dari BNN Pusat, Kasie Ketenagakerjaan Instansi Pemerintah – Bidang Pencegahan BNN.

Sesi tanya jawab yang dibuka moderator mengundang beberapa pertanyaan dari peserta daring terlebih beberapa penghuni pun antusias perihal apa dan bagaimana yang harus dilakukan pada saat mengetahui atau mencium perdaran narkoba yg berada disekitar lalu pada siapa laporan tersebut harus dilontarkan.

Kasie Ketenagakerjaan instansi pemerintah Bpk. R. Dhea Rinova, SH.,MH mengatakan, beberapa faktor yang dapat menjerumuskan seseorang menjadi pengguna narkoba, yaitu faktor Individu orang tersebut, faktor keluarga kemudian faktor lingkungan terdekat.

“Dalam mengedukasi seluruh lapisan masyarakat mengenai bahaya narkoba, langsung saja hubungi BNN kota atau kabupaten sekitar tempat kita tinggal, maka hal ini bisa dilakukan sebagai Tindakan awal bagi kita jika mengetahui mengenai adanya peredaran narkoba dilingkungan terdekat kita”, tegasnya

Pencegahan dan deteksi dini terhadap narkoba dapat diantisipasi jika semua lini bekerja sama, mulai dari security, building management, penghuni maupun perumnas sendiri, saling mengenal dan mengetahui pekerjaan atau status penghuni lainnya untuk tujuan yang positif dilingkungan apartemen sendiri atau wilayah tempat tinggal lainnya.
Lokasi yang sangat strategis dan premium tentunya berpotensi sebagai wilayah yang akan cepat berkembang. Dengan demikian, dipastikan segala bentuk tantangan dapat saja terjadi seperti halnya penyalahgunaan narkoba di lingkungan apartemen yang sangat dekat sekali dengan gerbang toll Karawang Barat ini.

“Antisipasi dalam bentuk pencegahan perlu dilakukan, beberapa diantaranya menyadari siapa saja yg tinggal di lingkungan kita, Kedulian terhadap lingkungan, juga peran sekuriti sangat membantu menelusuri dengan lebih detail dibanding penghuni, Penghuni juga punya peran aktif didukung oleh adanya penyuluhan atau sosialisasi rutin bagi penghuni, pengelola atau masyarakat umum, dengan demikian kami mendukung dan membantu secara tanggap jika dilingkungan kami terdapat penyalahgunaan narkoba”, tutup Ivan Resaprianto, selaku Project Manager Madya Perum Perumnas Karawang. (rls/paj)