Beranda Headline Satgas Covid Karawang Targetkan Vaksinasi Selesai Akhir Oktober 2021

Satgas Covid Karawang Targetkan Vaksinasi Selesai Akhir Oktober 2021

Satgas Penanganan COVID-19 Karawang menargetkan 70 persen warga Karawang dari total 1,5 juta target vaksinasi selesai divaksin pada akhir Oktober 2021 nanti.

Vaksin yang diberikan ke masyarakat Karawang adalah jenis Sinovac.

Percepatan vaksinasi bertujuan untuk mengurangi angka positivy rate (rata-rata terkonfirmasi positif COVID-19) dan mortallity rate (angka rata-rata meninggal) di Kabupaten Karawang.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, dua hari ini pemerintah menargetkan tujuh ribu orang divaksinasi. Minggu depannya, pemerintah menargetkan vaksin untuk 10 ribu orang.

“Kami memonitor sentra-sentra vaksinasi. Dari 50 Puskesmas, ada 10 sentra vaksin. Kami juga melibatkan perguruan tinggi, Dinas Kesehatan, Polres, dan TNI sebagai lokasi vaksinasi,” sambung bupati.

Seluruh pendaftaran dan undangan vaksinasi dilakukan di website yang disediakan pemerintah. Untuk menghindari kerumunan, warga akan diarahkan ke sentra vaksinasi yang dekat dengan domisilinya.

Selain daring, pemerintah juga membuka pendaftaran vaksinasi secara luring. “Karena di kampung-kampung kurang paham dengan sistem online. Konsepnya sedang kami rumuskan. Yang jelas nanti beberapa Puskesmas akan kami bekali dengan beberapa vial vaksin. Kami lihat antusiasme masyarakat. Dalam waktu dekat kami akan rapat daring dengan para kepala desa dan RT RW,” katanya.

Pemerintah juga akan membuka sentra vaksinasi di lima kawasan industri. Alasannya karena selama ini industri jadi klaster terbanyak penyumbang angka terkonfirmasi positif COVID-19.

“Lima kawasan industri yaitu KIIC, Surya Cipta, Indotaise, KIM, dan Arta Graha. Kami berikan vaksinasi gotong royong (vaksin Sinopharm) atau bisa juga vaksinasi secara mandiri.”

Dengan memaksimalkan sentra-sentra vaksinasi, pemerintah berharap bisa melakukan vaksinasi tujuh ribu orang per hari.

“Supaya akhir Oktober, Karawang sudah herd immunity,” kata bupati.