Beranda Regional Segera Perekaman E-KTP, Batas 31 Desember

Segera Perekaman E-KTP, Batas 31 Desember

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Karawang tegaskan bagi masyarakat yang berumur 23 tahun ke atas tak melakukan perekaman e-KTP hingga 31 Desember 2018, maka otomatis data kependudukannya akan diblokir.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Diadukcatpil Kabupaten Karawang Yudi Yudiawan kepada Koran Berita saat ditemui di ruangannya.

“Hal ini didasarkan atas diterbitkannya surat edaran dari Kemendagri melalui Dirjen Dukcatpil bahwa bagi mereka yg memasuki usia 23 tahun diwajibkan untuk segera melakukan perekaman pembuatan KTP elektronik dengan batas waktu sampai dengan akhir Desember 2018, jika tidak ingin diblokir,”jelasnya.

Dijelaskan Yudi, dengan diblokirnya data kependudukan ini, maka yang bersangkutan juga tidak akan mendapat semua pelayanan kependudukan.

“Data mereka akan di-hidden atau diblok. Semua pelayanan kependudukannya juga ditutup,” kata Yudi. Pemblokiran ini, terangnya lagi akan dibuka kembali jika yang bersangkutan telah melakukan perekaman.

Dikatakannya, pihaknya juga sudah mengumumkan dan mensosialisasikan hal tersebut kepada warga masyarakat melalui minggon kecamatan maupun kelurahan dan desa.

Bahkan juga melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram agar meminta masyarakat mau melakukan perekaman. Yudi mengungkapkan, hingga kini masyarakat Kabupaten Karawang yang belum melakukan perekaman sebanyak 5000 orang.

“Yang belum ini kita tidak tahu jelas. Karena, umurnya campuran dan kebanyakan masyarakat yang memiliki aktifitas kesibukannya tinggi sehingga tidak datang,” katanya.

Oleh karenanya , dengan adanya aturan surat edaran ini, Ia berharap masyarakat yang belum melakukan perekaman agar segera melakukan perekaman. Sehingga bisa mendata dengan jelas keberadaan penduduk di Kabupaten Karawang.

“Ini data yang merupakan dokumen kependudukan yang harus dibawa dan merupakan identitas diri. Kami selalu koordinasi dengan pihak kelurahan dan desa untuk pelaksanaan jemput bola, baik pagi siang maupun sore di kecamatan ataupun desa. Untuk perekaman kami ada di desa kelurahan dan kecamatan,”paparnya.

Terakhir ia mengatakan kebijakan Kemendagri ini sudah harus mulai diberlakukan oleh Disdukcatpil sejak bulan Juli 2018 yang lalu.(nin/ds)