Beranda Karawang Semarak Hari Kemerdekaan, Purwadana Gelar Syukuran, Pawai Hingga Perlombaan

Semarak Hari Kemerdekaan, Purwadana Gelar Syukuran, Pawai Hingga Perlombaan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Republik Indonesia tengah merayakan Hari Kemerdekaannya yang ke-74. Dan setiap orang mempunyai pemaknaan yang berbeda-beda atas kemerdekaan yang telah diraih oleh para pahlawan pejuang kemerdekaan the founding fathers.

 

Begitu halnya dengan Kepala Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, E. Heryana.

Menurut E. Heryana, mewujudkan semua cita-cita luhur itu adalah tugas seluruh elemen bangsa. Meski kemerdekaan Republik ini sudah lama diraih, cita-cita dari kemerdekaan masih harus terus diperjuangkan.

“Warisan yang harus diisi dengan pembangunan dan karya-karya positif,” katanya saat ditemui, usai menggelar syukuran malam hari kemerdekaan di Aula Kantor Desa Purwadana beberapa waktu lalu.

Oleh karenanya, lanjut Endang, sepanjang periode kepemimpinannya sebagai kepala desa, dalam rangka menghidupkan terus semangat kemerdekaan dan mengenang perjuangan jasa para pahlawan bangsa, ia merealisasikannya dengan berbagai macam perayaan seperti syukuran malam Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, upacara, pawai, hingga menggelar perlombaan.

E. Heryana ingin masyarakat Desa Purwadana pada khususnya terus terpatri semangatnya dalam rangka menjalankan tugas pembangunan sebagai wujud pengisian terhadap nilai-nilai kemerdekaan itu sendiri.

“Dan dalam kapasitas saya sebagai kepala desa dan sebagai anak pejuang, tidak banyak yang saya pikirkan kecuali satu, saya harus mengambil estafet tugas dan tanggung jawab yang diberikan orang tua saya. Tugas dan tanggung jawab orang tua saya adalah merebut kemerdekaan dan estafet saya ialah mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan pembangunan yang bermaslahat bagi mayarakat Desa Purwadana, atau ikhtiar untuk membuat bahagia,” ujarnya memaparkan.

E. Heryana pun berharap, kegiatan-kegiatan dalam mengisi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang kerap diselenggarakan desanya dapat diratifikasi menjadi sebuah peraturan desa, agar ketika ia tak lagi memimpin desanya, kegiatan tersebut diatas dapat terus dilaksanakan.

“Tentunya, Masyarakat desa pun bisa berkontribusi membangun bangsa meski dengan cara paling sederhana,” pungkasnya.(nna/kie)