Beranda Regional Seminar Parenting SMPN 1 Klari, Merekatkan Harmonisasi Sekolah dan Orang Tua Siswa

Seminar Parenting SMPN 1 Klari, Merekatkan Harmonisasi Sekolah dan Orang Tua Siswa

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Orangtua memiliki tugas untuk menjaga anak, menjadi pendidik, pembimbing bagi anak dirumah dan dalam keluarga.

Hal itu disampaikan Rukmana M.Pd yang juga merupakan salah seorang narasumber pada acara seminar parenting yang dilaksanakan oleh SMPN 1 Klari, Jumat (11/10/2019) pagi.

Rukmana menerangkan, Kesibukan orangtua membuat tidak ada waktu untuk anak, untuk keluarga sehingga anak akan diasuh dan dididik oleh pembantu Sehingga pendidikan yang diterima oleh anak juga akan kurang bahkan akan terpengaruh dengan suasana pergaulan yang justru mempengaruhi karakter anak.

“Untuk itu kerjasama antara orangtua dan guru sangat diperlukan, mempertemukan program sekolah dan program orangtua serta komponen harus dilakukan dan diterapkan” ujar Rukmana dalam penjelasnya.

Rukmana menyebutkan, tiga hal yang diinginkan orangtua pada anaknya yakni, menjadi anak yang berakhlak mulia, anak yang mempunyai ilmu pengetahuan tentang ilmu agama dan ilmu dunia serta anak yang mandiri yang tidak mudah bergantung pada orang lain.

“Dalam mencapai ketiga tersebut, tidak terlepas dari lima perkara seperti bimbingan orangtua, guru, pemuka agama, bimbingan pakar pendidikan dan bimbingan dari lingkungan teman bergaul”. Ungkapnya.

Sementara itu Guru SMPN 1 Klari, Dwi Wahyu Ariani M.Pd menjelaskan, seminar parenting dihadiri oleh perwakilan dari 33 kelas dengan masing-masing mengirimkan satu wali murid dan wali kelasnya yang notabene adalah guru anak-anaknya di sekolah.

“Seminar yang dihadiri kurang lebih dari 60-an guru yang berbaur inilah yang membuat guru dan ortu menjadi satu dengan kedudukan setara, yaitu menjadi peserta seminar parenting,” ucap Dwi saat diwawancarai.

Kepala SMPN 1 Klari, Devi Deliani menyatakan seminar parenting ini tidak boleh berhenti sampai seminar selesai. Tindak lanjut harus diprogramkan dan diagendakan. Komunikasi dengan melakukan pertemuan orang tua dengan pihak sekolah harus segera dijalin. Dimulai dari langkah sebagian kecil dari sekolah, yaitu kelas. Orang tua dan wali kelas sebagai perwakilan sekolah diusahakan membuat sebuah pemetaan kondisi kelas atau kebutuhan mendesak yang diperlukan anak-anaknya agar lebih nyaman belajar di kelas.

“Dengan dimulainya pembenahan kelas, orang tua akan, anak, dan guru bersama-sama bergerak menciptakan kondisi ruang kelas atau lingkungan sekolah yang lebih nyaman dibanding dengan sebelum diadakan seminar parenting ini,” ujar Devi. (cr2/dhi)

Komentar Facebook