Beranda Regional SHM Warga Dikuasai Perhutani, Warga, Kembalikan Hak Kami

SHM Warga Dikuasai Perhutani, Warga, Kembalikan Hak Kami

PURWAKARTA-Tanah seluas 16.700 M2 SHM (Sertifikat Hak Milik) warga Desa Cirende Kecamatan Campaka Purwakarta diduga dikuasai oleh Perhutani Kabupaten Purwakarta.

Berawal tanah seluas 16.700 M2 dikuasai oleh Perhutani sekitar beberapa tahun yang lalu, pihak tersebut pun mematok tanah milik warga tersebut, dan diperparah warga harus membayar sewa lahan setiap panen padi ditanah SHM warga tersebut.

“Sebenarnya saya heran, kok tanah saya sendiri malah saya harus bayar setiap panen ke mandor Perhutani,”jelas warga pemilik tanah SHM tersebut Kamis (3/6)

“Sebelumnya mereka mamatok tanah saya tanpa ada pembicaraan apapun, karena saya tidak paham saya anggap mungkin ada hal lain, tapi belakangan kok setiap panen saya harus bayar sewa,”ujarnya

“Saya tidak pernah menjual, dan SHM masih saya simpan sampai hari ini,”tegasnya.

“Kami hanya meminta hak kami dikembalikan seperti semula, bahkan sebelumnya sudah diukur ulang oleh pihak BPN, Perhutani dan Polres Purwakarta dan semua sesuai dengan peta bidang di SHM,”ungkapnya.

“Kembalikan hak kami, dan buka data proses tanah tersebut hingga dikuasai Perhutani, pasti ada risalahnya, kami meyakini ada oknum yang bermain dalam transaksi penguasaan tanah saya tersebut oleh Perhutani,”pungkasnya.

Sementara pihak Perhutani Yayat Sudrajat SH bagian HKTA (Hukum, Kepatuhan , Tenorial, dan Agraria) KPH Purwakarta saat diminta keterangannya mengatakan semua data ada di PHW Rayon II di Cianjur.

“Saya waktu itu sudah dipanggil pihak Polres dan sudah menjelaskan semuanya,”ujarnya.

“Kalau terkait data tanah tersebut kaitannya ada di PHW Rayon II di Cianjur, dan data ada di Bandung,”ungkapnya.

“Kami juga masih menunggu pihak terkait, karena kami juga tidak bisa menjelaskan sepenuhnya karena kami tidak memiliki data,”tegasnya.

Artikel sebelumnyaDua Orang Laki-laki tak Dikenal Lakukan Pembacokan ke Penjaga Warkop di Jatiasih
Artikel selanjutnyaSertijab Kadinkes Karawang Keluar Uang 85 Juta, Ini Kata Pengamat