Beranda Karawang SMKN 1 Tirtajaya Optimis Penuhi Kuota PPDB

SMKN 1 Tirtajaya Optimis Penuhi Kuota PPDB

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Proses penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online resmi dibuka sejak Senin (9/6) kemarin. Dan hingga hari ke-empat, SMKN 1 Tirtajaya telah menerima 100 pendaftar dari kuota 360 peserta didik yang ditargetkan.

Meski belum melampaui target, Kepala Sekolah SMKN 1 Tirtajaya, Drs. H. Dedi Jubaedi, M.M. tetap optimis bisa memenuhi target kuota, sebab, PPDB online di tahun ini dibagi menjadi 2 tahap.

“Di tahap 1 saat ini masih tersisa 260, dan untuk tahap 2 nanti kita yakin segera terisi, karena di tahap 2 ini kan memakai jalur raport umum,” ujarnya, Kamis (11/6) kemarin.

Kepada tvberita.co.id, Dedi menjelaskan, di SMKN 1 Tirtajaya ini memiliki 5 program keahlian dengan membuka 10 rombel. “Antara lain, teknik bisnis sepeda motor, teknik kendaraan ringan, teknik komputer jaringan, rekayasa perangkat lunak dan teknik mekanik industri,” paparnya.

Ia meyakini, sekolahnya memiliki nilai keunggulan tersendiri dari masing-masing jurusan. “Salah satunya seperti di jurusan TBSM, kita saat ini sedang mengembangkan motor listrik, dan itu upaya kita untuk melahirkan inovasi-inovasi yang unik sesuai perkembangan zaman,” sambung Dedi.

Seperti diketahui, PPDB dibagi menjadi 2 tahap: Tahap 1 (8-12 Juni 2020) untuk jalur afirmasi/KETM, perpindahan orang tua/anak guru dan jalur prestasi dengan presentase penerimaan sebanyak 60 persen, sedangkan tahapĀ 2 (25 Juni – 1 Juli) untuk jalur nilai raport umum dengan presentase 40 persen.

Disinggung kaitan pelaksanaan PPDB, menurutnya masih berjalan lancar, “Alhamdulillah sejauh ini tak ada kendala. Kita kan sifatnya hanya menerima, yang menginput data dan sebagainya dari pihak operator SMP/MTs,” kata Dedi.

Lebih lanjut, ia berpesan, jika nantinya calon peserta didik yang mendaftar di tahap 1 tidak diterima, maka jangan berkecil hati, sebab masih bisa mengikuti proses PPDB di tahap ke 2.

“Ketika di jalur afirmasi atau KETM misalkan tidak diterima, maka bisa tetap ikut di jalur raport umum (tahap 2) di tanggal 25 Juni nanti,” pungkasnya. (kie)