Beranda Karawang Soal Limbah Medis, DLHK Bantah Kongkalikong dengan RS Lira Medika

Soal Limbah Medis, DLHK Bantah Kongkalikong dengan RS Lira Medika

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Disorotnya Kepala UPTD I Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Luki Mantra Dwi Putra, dalam kasus pembuangan limbah medis ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, yang diduga milik Rumah Sakit Lira Medika, sepertinya mungkin memang bukan tanpa alasan.

Pasalnya, sejak awal yakni tepatnya tanggal 2 Februari 2020 kemarin, Luki dikabarkan memang sudah mengetahui (sebelum kemudian ramai di media sosial) akan adanya sampah-sampah penunjang alat kesehatan yang dicampur dengan sampah non medis dibuang ke TPS.

Bahkan kabarnya, Luki pun sempat merekam kejadian tersebut, dimana sejumlah orang sedang memilah-milah tumpukan- tumpukan sampah non medis didalam kantong hitam, yang ternyata didalamnya diduga dicampur dengan limbah medis. Namun kemudian dihapuskannya.

Dan terlebih, setelah mengetahui hal tersebut, dikabarkan pula Kepala UPTD I ini tidak berbuat apapun sebagai bentuk upaya tindak lanjut atas dugaan pelanggaran tersebut.

Tak ayal tentu saja hal ini membuat banyak pihak menduga Luki memang sengaja menutup mata, atau bahkan “kongkalikong” dengan pihak Rumah Sakit Lira Medika yang diduga kuat pemilik limbah- limbah medis tersebut.

Dan anehnya, bahkan sampah-sampah itu diangkut menggunakan kendaraan milik DLHK, sementara sejak tahun 2018 lalu tidak ada lagi kerja sama pengangkutan sampah domestik (non medis, Red) antara pihak Rumah Sakit dengan Dinas.

Untuk mengetahui kebenaran dari kabar-kabar dan dugaan- dugaan tersebut, Tvberita.co.id pun coba mengkonfirmasikannya kepada pihak UPTD I DLHK Kabupaten Karawang, Selasa (25/2).

Dalam sesi wawancara, diruang kerjanya Luki pun angkat bicara kaitan temuan limbah medis yang diduga milik Rumah Sakit Lira Medika di TPS Palumbonsari yang sempat menghebohkan publik beberapa waktu lalu.