Beranda Karawang SPMB Sekolah Maung Dimulai, SMAN 5 Karawang Siapkan 384 Kuota Siswa Baru

SPMB Sekolah Maung Dimulai, SMAN 5 Karawang Siapkan 384 Kuota Siswa Baru

Spmb sekolah maung
Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) program Sekolah Manusia Unggul (MAUNG) Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi dimulai pada Senin (25/5/2026).

KARAWANG – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) program Sekolah Manusia Unggul (MAUNG) Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi dimulai pada Senin (25/5/2026). Di Kabupaten Karawang, SMAN 5 Karawang menjadi salah satu sekolah pelaksana program unggulan tersebut.

Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah menyiapkan sebanyak 384 kuota peserta didik baru yang akan diseleksi melalui sejumlah jalur berbasis kompetensi akademik maupun non akademik.

Ketua SPMB SMAN 5 Karawang, Maman Rohmana mengatakan, penerimaan siswa dibagi ke dalam tiga jalur utama, yakni Jalur Potensi Akademik, Jalur Kompetensi Akademik, dan Jalur Kompetensi Non akademik.

Baca juga: Ketua DPRD Jengkel Perusahaan di Karawang Minim Partisipasi Salurkan Hewan Kurban

“Untuk Jalur Potensi Akademik, kuotanya 10 persen atau sekitar 38 siswa. Jalur ini ditujukan bagi calon peserta didik dengan kemampuan intelektual tinggi dan memenuhi persyaratan khusus,” ujarnya saat diwawancarai pada Selasa, (26/5).

Ia menjelaskan, peserta pada jalur tersebut wajib melampirkan hasil asesmen psikolog resmi dari psikolog yang terdaftar di HIMPSI atau perguruan tinggi terakreditasi, dengan IQ minimal 130, kreativitas tinggi, serta komitmen tugas yang kuat.

Sementara itu, jalur Kompetensi Akademik mendapatkan alokasi terbesar, yakni 70 persen atau sebanyak 269 siswa. Jalur ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu Prestasi Nilai Rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebanyak 192 siswa, serta Prestasi Minat dan Bakat Akademik disertai TKA sebanyak 77 siswa.

Menurut Maman, peserta pada jalur akademik diwajibkan memiliki nilai rata-rata rapor minimal 85 sejak semester satu hingga semester lima.

Baca juga: DPRD Karawang soal Sekolah ‘Maung’ KDM: Sambut Baik, tapi Berpotensi Picu Kecemburuan Sosial

Adapun jalur Kompetensi Non akademik mendapat kuota 20 persen atau sebanyak 77 siswa. Jalur tersebut meliputi prestasi di bidang olahraga, seni, bahasa, keagamaan, kepanduan hingga kepemimpinan.

“Untuk jalur non akademik, nilai rata-rata rapor minimal 80. Khusus jalur kepemimpinan, peserta harus menyertakan SK dari kepala sekolah asal dan tidak diwajibkan mengikuti TKA,” katanya.

Ia menambahkan, jalur kepemimpinan diperuntukkan bagi mantan Ketua OSIS, Ketua OSIM maupun pimpinan regu utama Pramuka atau Pratama dengan nilai kepemimpinan pada rapor minimal berpredikat baik.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi resmi Sekolah MAUNG menggunakan akun yang diperoleh dari operator Dapodik sekolah asal masing-masing.