Beranda Regional Tagihan Listrik Konsumen Bengkak Rp 24 Juta, PLN: Secepatnya Kita Kembalikan

Tagihan Listrik Konsumen Bengkak Rp 24 Juta, PLN: Secepatnya Kita Kembalikan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Ada-ada saja kelakuan pegawai PLN di Karawang Kota. Selama empat bulan terakhir tagihan listrik konsumen mendadak bengkak melebihi hitungan pemakain listrik yang digunakan konsumennya.

Tak tanggung-tangung, salah seorang konsumen yang merasa dirugikan itu sampai harus membayar tagihan listrik rumahnya Rp 24 juta.

Konsumen yang dirugikan itu bernama Oding Praja. Rumahnya memang terbilang cukup megah. Jika melewat ke wilayah Adiarsa Timur (Dinas Kesehatan, red), rumahnya bisa dilihat dari pinggir jalan.

Paling besar. Tapi, dia menceritakan rumah itu jarang sekali digunakan olehnya. Sehari-hari hanya didiami, orang kepercayaanya. Ia hanya dua minggu sekali singgah. Jadi mustahil, adanya penggunaan listrik yang berlebih di kediamannya itu.

Ia sempat menceritakan, tiga bulan terakhir, membayar tagihan listrik 2-3 juta, itupun ketika dicek tagihan pemakain listriknya ternyata sudah ditinggikan oleh petugas PLN.

Puncaknya pembayaran bulan Juni ini, hitungan pemakainnya kembali ditinggikan, bahkan lebih tinggi dari bulan-bulan sebelumnya. Penagihan pun sangat jomplang. Rp 24 juta ia harus dan sudah bayarkan tagihan listriknya ke PLN.

“Pas saya bayar-bayar (via e-Banking), loh kenapa rekening kurang banyak, saya periksa-periksa, di situlah 24 juta. Saya kira 2,4 juta makanya saya klik. Setelah itu saya minta tolong cek kwh kita berapa sih sebenarnya, kok saya bisa sampai bayar 24 juta,” katanya.

Ia mengaku sangat dirugikan atas kejadian ini. Pihak PLN Rayon Karawang Kota sendiri pengakuannya, sudah mengakui adanya kesalahan penghitungan pemakain listrik yang mengakibatkan ia harus membayartagihan jauh di atas nominal yang harus dibayarkan.

“Orang PLN waktu itu datang mengakui dan, aduh pak mohon maaf memang kami yang salah.” ujar Oding meniru ucapan pegawai PLN.

“Yaudah kata saya kalau salah benerin, dong,” timpalnya.

Ia meminta PLN harus bertanggung jawab atas buruknya kinerja mereka. Jangan sampai, terkesan mengangap spele, bahkan harus memakan korban lain yang dirugikan seperti yang telah dialaminya.

“Artinya konsekuensi kalau dia salah, harus segera tutupi, kalau dia menutupinya, ya harus dikembalikan dong. Dia kalau main enek sendiri, sudah melanggar undang-undang konsumen dong,” tukasnya.

Sementara itu Manager PLN Rayon Karawang Kota, Asep mengungkapkan, kejadian yang menimpa konsumen lantaran pencatatan oleh pegawai PLN tidak bisa dilakukan di rumahnya. Pasalnya, dengan kondisi rumah yang selalu terkunci petugas selalu terhalangi untuk melakukan pencatatan secara manual.

“Pas petugas ke rumah selalu kosong, terlebih meteran dan pagar terkunci. Namun PLN Karawang akan mengembalikan secepatnya uangnya dalam waktu cepat, lantaran uang tersebut langsung ke pusat, jadi harus buat surat ke area dulu lalu ke Bandung lalu ke pusat,” pungkasnya.(KB)

Komentar Facebook