Beranda Regional Terjaring Operasi Pra Penyekatan, 250 Pemudik Gagal Pulang Kampung

Terjaring Operasi Pra Penyekatan, 250 Pemudik Gagal Pulang Kampung

250 pemudik gagal pulang ke kampung halaman setelah 32 kendaraan jenis travel yang mereka naiki terjaring operasi pra penyekatan mudik Lebaran.

Ratusan pemudik tersebut tergiur jasa travel gelap yang menjamin akan mengantar mereka ke kampung halaman dengan aman.

Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra saat ekspose di Mapolres Karawang, pagi tadi menuturkan, penyedia jasa travel gelap meminta ongkos mulai dari 500 ribu rupiah untuk perjalanan dari Jakarta sampai ke Jawa Barat, 600 sampai 700 ribu rupiah untuk perjalanan dari Jakarta sampai Jawa Tengah, dan 900 ribu rupiah dari Jakarta ke Jawa Timur.

“Rata-rata pengguna jasa travel gelap berprofesi sebagai asisten rumah tangga dan buruh. Penyedia travel gelap menebarkan jasanya di media sosial Facebook,” kata Kapolres, Rabu (5/5) di Mapolres Karawang.

Dari data polisi, travel gelap yang diamankan berasal dari berbagai kota. Namun semuanya diamankan saat berkendara dari arah Jakarta. Ada sembilan kendaraan dari Jakarta, tujuh dari Bekasi, empat dari Cikarang, sembilan dari Karawang, satu dari Bogor, dan dua dari Lampung.

Saat ini, ke-250 pemudik yang sebelumnya tertahan di Karawang sebagian sudah kembali ke rumah masing-masing. Sebagian lagi yang mengantongi surat negatif COVID-19 dibolehkan melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.

Sopir travel gelap dikenakan Pasal 308 Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dengan ancaman hukuman pidana maksimal dua bulan atau denda maksimal 500 ribu rupiah. Polisi masih menahan 32 mobil travel di Mapolres Karawang.

Sementara itu di tempat yang sama, Kasat Lantas Polres Karawang AKP Rizky Adi Saputro menuturkan, mulai tanggal 6 Mei 2021 besok, operasi penyekatan sudah dimulai. Pengendara dari luar daerah yang tidak membawa surat bebas COVID-19 dan surat perjalanan, diminta memutar kendaraan ke daerah asal.

Artikel sebelumnyaForjas Bekasi dan KPA Cempaka Gelar Santunan Anak Yatim dan Panti Jompo
Artikel selanjutnyaJelang Berbuka Puasa, Seorang Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk