Beranda Regional Tidak Ciut Melihat Jenal Aripin Diantar Sejumlah Petinggi Parpol, Kang Jimmy: Saya...

Tidak Ciut Melihat Jenal Aripin Diantar Sejumlah Petinggi Parpol, Kang Jimmy: Saya Justru Kasihan Melihatnya

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Iring- iringan para petinggi partai politik yang turut mengantarkan H. Jenal Aripin mendaftar dalam penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang di buka Partai Gerindra Karawang dikabarkan membuat ciut kubu H. Ahmad Zamakhsyari.

Pasalnya, dari salah satu petinggi parpol yang ikut mengantar nampak Ketua PDIP Karawang, Pipik Taufik Ismail.

Dimana jauh hari sebelumnya DPC PDIP pun membuka penjaringan yang sama dengan Gerindra dan baik Jenal Aripin maupun Ahmad Zamakhsyari turut mendaftarkan dirinya disana.

Dikonfirmasikan hal tersebut oleh Tvberita.co.id, Jumat (1/11), Ketua DPC PKB Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari, membantah hal tersebut.

Menurutnya, itu hanya iring -iringan persahabatan saja.

“Saya tidak ciut sama sekali melihat Jenal mendaftar ke Gerindra dengan di iring- iringi para petinggi partai, tidak,” katanya seraya tertawa.

Dikatakan Kang Jimmy sapaan akrabnya, dirinya justru merasa kasihan dengan Jenal yang merupakan seorang politikus baru.

Pasalnya, Kata Kang Jimmy, yang berhak memutuskan pencalonan si A atau si B adalah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai, bukan ketua DPC maupun Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Propinsi.

Dan berdasarkan pengalamannya, surat keputusan yang berlaku di KPU adalah Surat Keputusan DPP Partai masing- masing bukan SK DPC atau DPD.

“Jadi pertanyaan saya jenal dikawal pak Pipik, Bambang Maryono, Dedi Rustandi dan lain- lainnya itu sudah dapat rekom belum dari DPP masing – masing partai,” ujar Kang Jimmy lagi.

Lebih lanjut ditandaskannya, Jadi masih sangat mungkin dukungan DPP partai mereka masing- masing bukan ke Jenal Aripin. Sangat mungkin.

Terlebih, Koalisi DPP diatas tetap akan sangat berdampak kepada politik didaerah, sementara Demokrat, PAN dan PKS tidak masuk kedalam jajaran kabinet, tentu ini akan sangat mempengaruhi politik dibawahnya.

“Karena yang menentukan laku tidaknya SK di KPU bukan DPC tapi DPP, Kalau ketua DPC nya membangkang maka dengan gampangnya, DPP saat itu juga memberhentikan yang berangsangkutan sebagai ketua partai,” terangnya.

Sehingga ia melihat apa yang dilakukan para petinggi parpol di Karawang tersebut hanyalah persahabatan saja, yang seharusnya dilakukan juga oleh Ketua DPC PDIP Pipik Taufik Ismail, kepada calon – calon yang mendaftar ke PDIP. Mengantarkan semua calon yang mendaftar di Partainya, ketika mendaftar ke partai lain. Bukan hanya Jenal Aripin.

“jadi fair, Kang Daday Hudaya mendaftar ke PDIP lalu mendaftar ke Gerindra, antar juga dong, jadi tidak memperlihatkan keganjenan dan kegenitan dalam berpolitik,” pungkasnya. (nna/dhi)