
Salah satu kendala utama adalah cuaca panas di Taiwan yang bisa mencapai 35°C di siang hari. Untuk mengatasi itu, Rosada menggelar simulasi pertandingan agar anak-anak bisa terbiasa dengan tekanan fisik, termasuk body charge dan penguasaan bola.
Baca juga: Pemkab Karawang Gratiskan BPHTB bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Format turnamen berlangsung dengan sistem klasemen, bukan grup, dan seluruh tim bermain 11 kali. Setelah hasil imbang melawan perwakilan tuan rumah Taiwan, tim Indonesia mulai menunjukkan dominasi.
“Kami menang melawan Malaysia, lalu China dengan skor 1-0, dan membantai Thailand 3-0. Di final, kami bertemu tim kuat Rèxuè U-12. Kebetulan poin kami sama, 25 poin,” ungkapnya.
Pertandingan final berlangsung sengit dan akhirnya dimenangkan oleh Tim Pelajar Nasional U-12 Indonesia, memastikan gelar juara pertama di ajang bergengsi tersebut.
Coach Rosada berharap tim ini mendapat perhatian lebih dari pihak pemerintah daerah dan PSSI. “Saya harap tim ini tetap solid dan mendapat arahan langsung dari Bupati Karawang serta Ketua Umum PSSI Karawang, terutama untuk persiapan Popda ke depan,” pungkasnya. (*)













