Beranda Ekonomi Tingkatkan Kompetensi Teknis, Kemenaker Gelar Diklat Instruktur Perindustrian

Tingkatkan Kompetensi Teknis, Kemenaker Gelar Diklat Instruktur Perindustrian

TVBERITA – Untuk meningkatkan kompetensi teknis metodologi, Kementerian Ketenagakerjaan sebagai fungsional Instruktur melaksanakan Diklat Dasar (Dikdas) Instruktur Perindustrian, dalam rangka koordinasi dan kolaborasi antara Kementerian Perindustrian dan Kemnaker bertempat di Balai Diklat Industri, Yogjakarta, Jawa Tengah.

Hadir sebagai penutup secara virtual Kepala SSDM Arus Gunawan, juga hadir secara offline di BDI Yogyakarta, Kapusbindiklat SDMA Dadi Marhadi dan Direktur Intala Syamsi Hari.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 46 orang peserta dari Kejuruan Produksi Tekstil, Teknik Tekstil dan Kimia Tekstil yang berasal dari Balai-Balai Diklat dan Politeknik di bawah Kementerian Perindustrian.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan kompetensi teknis dan metodologi bagi instruktur, tujuannya agar dapat melaksanakan pelatihan yang berkualitas dan juga dilaksanakan sebagai persyaratan peserta untuk dapat diangkat ke dalam jabatan fungsional Instruktur,” kata Direktur Instruktur Tenaga dan Pelatihan Kemnaker, Syamsi Hari saat dikonfirmasi, Selasa (2/11/21).

Sesuai ketentuan PermenPANRB No. 82 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Instruktur, sebagian peserta telah dilantik sebagai Instruktur terlebih dahulu. Untuk peserta terdiri dari nomer unit kerja balai Diklat Industri Jakarta jumlah 7. Balai diklat Industri Padang 5, Politeknik STTT Bandung 15, Akademi Komunitas-Tekstil Solo 11,
Balai diklat Industri Makassar 4, BPIPI 7.

“Jika dilihat dari latar belakang pendidikan, peserta memiliki jenjang pendidikan S1, namun untuk peserta D3 masih dapat mengikuti Dikdas karena sebagian dari mereka juga sudah dilantik sebagai Instruktur,” jelasnya.

Untuk kurikulum kata Syamsi Hari, berdasarkan pada program Dikdas kejuruan Garmen Apparel. Materi yang diterima oleh peserta adalah materi Teknis dan Metodologi. Materi teknis direncanakan dilaksanakan didua tempat, yaitu Politeknik STTT Bandung untuk sebanyak 27 orang peserta dan Politeknik Akademi Komunitas Solo sebanyak 22 orang,

Baca Juga :   Mitsubishi Resmi Luncurkan New Xpander Cross dan New Xpander Secara Virtual

“Namun karena perkembangan situasi pandemi Covid19 yang belum memungkinkan , maka telah dilaksanakan penyampaian materi teknis terlebih dahulu secara online yang berakhir pada tanggal 1 September dan dilanjutkan dengan Uji Kompetensi (UJK) Teknis di Bandung dan Solo. UJK Teknis di Bandung oleh LSP Tekstil Bandung dan UJK Teknis di Solo oleh LSP Garmen Jakarta pada tanggal 11 dan 12 September 2021,” jelasnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan materi metodologi sebanyak 160 JP unit kompetensi dan 40 JP non unit kompetensi yang dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2021 di Jakarta,

“Materi metodologi dilaksanakan secara daring dengan posisi peserta berada di unit kerja masing-masing, namun sebanyak 80 JP akan dilaksanakan secara offline yaitu pada saat penyampaian materi micro teaching,” tuturnya. (ais)

Artikel sebelumnyaUsut Pemilik Akun Facebook Penghina Bupati Karawang
Artikel selanjutnyaDanone Indonesia Gelar Vaksinasi Bagi Pemulung Kota Bekasi