Beranda Karawang Titipkan Karawang ke Sekda, Dadang: Saya Prihatin Lihat Sawah Habis

Titipkan Karawang ke Sekda, Dadang: Saya Prihatin Lihat Sawah Habis

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Mantan Bupati Karawang yang legendaris Dadang S Muchtar, titipkan Kabupaten Karawang kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri.

Dadang meminta Sekda Acep untuk menjaga Karawang dengan baik. Pasalnya Karawang yang dikenal sebagai kota lumbung padi ini, sawahnya justru habis tergerus oleh pembangunan.

Dadang mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Karena sangat berdampak kepada masyarakat Karawang.

Ia mencontohkan, Karawang sekarang walaupun warganya punya sumur sedalam 20 meter, kemudian tidak ada hujan langsung mengalami kekeringan.

Dan bisa dipastikan lanjutnya, 5 tahun lagi orang Karawang menggali sumur sedalam 40-50 meter tidak ada air. Bahkan sekarang di sepanjang jalan Karawang Barat, berdiri 8 hotel mewah, yang bahkan dijaman kepemimpinan dirinya tidak ia ijinkan.

” itu dosa, tolong Karawang agar dijaga dengan baik. Saya prihatin sawahnya habis,” kata Dadang menyesalkan.

“Dulu jaman saya gak ada orang yang berani ijin bangun diatas sawah. Sekarang sawah sudah habis, sawah teknis sudah habis, sawah Telagasari sawah kelas satu habis, sawah tidak ada golongan dari Ciampel sampai Karawang Barat habis,” ujar Dadang menyebutkan.

Lebih lanjut Dadang pun menyayangkan berdirinya pabrik-pabrik di pinggiran Sungai.

Menurut Dadang, kalau pabrik sudah berdiri di pinggiran sungai mestilah akan mengeluarkan limbah.

“Dijaman saya, Saya juga belum pernah mengijinkan pabrik berdiri dibantaran kali Citarum, karena pabrik-pabrik ini akan mengeluarkan limbah dan diduga akan membuangnya ke sungai, Saya titip ya, nitip Karawang,”imbuh Dadang menandaskan.

Sementara itu, menjawab permintaan Dadang, Sekda Acep menjelaskan kaitan dengan tata ruang, sawah-sawah yang ada saat ini sudah menjadi Perda Tata Ruang, yang memang sudah seperti itu.

“Karena memang dulu konsep tata ruangnya kaya perumahan, perdagangan dan jasa itu tidak dibuat secara matang sehingga ada yang berdiri diatas lahan teknis persawahan, Dan ini akan kita evaluasi kembali secara matang tata ruang nya,”jelas Sekda Acep memaparkan.

Dan sekarang, lanjut nya, Karawang sudah memiliki Perda LP2B lahan sawah abadi, dimana dari 93000 Ha sawah yang ada di Karawang, yang akan abadi dan tidak akan dirubah ada sekitar 87 000 Ha.

“Dan jelas dalam UU Tata Ruang, kalau misalkan lahan sawah tadi digunakan untuk kepentingan lain maka itu hukumannya akan sangat berat untuk pejabatnya,” tandasnya.(nna/dhi)