Beranda Regional TKN Targetkan Jokowi-Ma’ruf Menang Telak di Karawang

TKN Targetkan Jokowi-Ma’ruf Menang Telak di Karawang

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin Kabupaten Karawang, Karda Wiranata, optimis suara Jokowi – Ma’ruf akan menang di Karawang.

Pasalnya, meski pada Pemilihan Presiden (Pilpres ) tahun 2014 lalu Jokowi kalah di Kabupaten Karawang hanya dengan mengantongi 49 persen suara dengan 4 partai pengusung yaitu PDIP, PKB, Hanura dan Nasdem.

Akan tetapi pada Pilpres tahun 2019 ini, Jokowi yang didukung 9 Partai Besar yang salah satunya diantaranya adalah Partai Golkar, Jokowi pasti akan menang.

Sehingga ia sebagai Wakil Ketua TKN Kabupaten sekaligus Ketua DPC PDIP Karawang merasa sangat optimis Jokowi di Karawang akan menang dengan kenaikan yang signifikan.

“Terlebih menurut lembaga survey elektabilitas Jokowi saat ini naik hingga 57 persen di Karawang dimana semua partai lain belum banyak tertarik dengan Jokowi. Seperti Golkar, PKB PPP, Nasdem, Perindo, PSI, PKPI dan Hanura. Dan yang benar benar total murni mendukung Jokowi di karawang adalah 97 persen PDIP,” ujarnya penuh keyakinan.

Menurut Karda dengan bantuan dan optimisme kerja yang maksimal dari rekan- rekan partai koalisi, kemenangan Jokowi di Kabupaten Karawang tentu bukan hanya omong kosong belaka.

Dimana para calon- calon legislatif dari 9 partai pengusung ini, diarahkan oleh tim TKN dengan menekankan untuk turut mengkampanyekan Jokowi.

“Kita semua tahu, bahwa semua suara tim koalisi saat ini masih rendah sekali terhadap Jokowi, terutama Partai Golkar sebagai partai terbesar pemenang kedua itu masih rendah terhadap Jokowi,”ungkapnya.

Disinilah lanjut Karda, perlunya pergerakan yang masif dari semua partai koalisi untuk memenangka Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres April mendatang.

“Saya pikir efek dominonya ada untuk kebaikan pak Jokowi dari partai koalisi karena tentunya dengan mencoblos partainya tentu akan mengumpulkan suara untuk pak Jokowi, Ini yang dipahami atau tidak oleh para partai koalisi yang lain,” paparnya.

Dicontohkan Karda, besok meski suara seorang caleg besar di dapilnya namun suara partainya tidak mencapai 4 persen secara nasional tentu suara dia akan habis.

“Jika dia hanya mementingkan dirinya saja dan suara partainya kecil, maka dia pasti tidak akan kebagian kursi ini yang tidak dipahami rekan-rekan yang lain dari Undang – undang itu,” ucap Karda.

Ditegaskan Karda, sebagai Ketua Partai pengusung pun ia selalu menekankan kepada internal partainya jika Pemilu sekarang ini bukan Pemilu orang perorang karena yang terjadi sekarang ini adalah Pemilu ini diperlakukan para Caleg nya sebagai Pemilu orang perorangan.

“Ini yang salah dipahami dilapangan” tandasnya.

Karda melanjutkan, berbagai strategi pemenangan dilakukan oleh pihaknya melalui strategi konsolidasi internal dengan para pengurus partai dari tingkat ranting, kecamatan hingga tingkat pusat.

“Saya juga menghimbau kepada para kader saya baik caleg incumbent maupun yang baru untuk tetap membicarakan prestasi Jokowi- Amin kepada masyarakat pada saat kampanye,” tandas Karda yang ditemui disela- sela kegiatan Rapat Konsolidasi yang di gelarnya di Kantor DPC PDIP Karawang kemarin.

Ketika disoal, dalam kegiatan rapat konsolidasi internal tersebut tidak nampak para anggota DPRD Fraksi PDIP Caleg Incumbent partainya. Dengan nada sedikit kesal ia menyebutkan hanya dua orang yang hadir pada kesempatan tersebut yaitu Rosmilah dan Endang Habib.

” saat ini kita sedang rapat konsolidasi, yang hadir Caleg DPR RI tiga orang, DPRD Jawa Barat dua orang, DPRD Kab/Kota 30 orang dari enam dapil. Untuk DPRD kita hanya dua orang Rosmilah, Endang Habib. Kalau ga hadir nanti kualat sama partai ” pungkasnya kesal.(nna/ris)

Komentar Facebook