Beranda Regional TNI Peragakan Cara Halau Massa Pendukung Parpol Ricuh di KPU Karawang

TNI Peragakan Cara Halau Massa Pendukung Parpol Ricuh di KPU Karawang

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karawang digerudug ratusan orang tak dikenal yang merupakan tim pendukung salah satu Calon Legislatif (Caleg) yang kalah dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Presiden April 2019.

Sementara di lokasi itu pun terlihat barikade petugas gabungan TNI-Polri lengkap dengan alat perangnya. Ratusan massa tersebut tampak mengepung gedung kantor KPUD Karawang yang berlokasi di Jalan Lingkar Luar Tanjung Pura Karawang Barat, Kabupaten Karawang Jawa Barat tersebut.

Dimana mereka berkerumun di sekitar pintu gerbang masuk kantor lembaga penyelenggara Pemilu itu. Mereka menciptakan kerusuhan dengan memaksa merangsek masuk kedalam gedung kantor KPUD yang sudah dijaga puluhan anggota Dalmas Polres Karawang dan juga Satuan Polisi Pamong Praja.

Aksi saling dorong pun terjadi, antara aparat keamanan dengan massa, mereka membakar ban serta melempari aparat dengan batu hingga berujung pengrusakan fasilitas Kantor KPUD.

Menurut koordinator massa, aksi tersebut adalah bentuk kekecewaan mereka terhadap kecurangan yang telah dilakukan oleh KPUD dalam melakukan penghitungan suara sehingga calon legislatif dukungan mereka kalah dari calon yang lain.

160 personel kepolisian bersenjata lengkap yang menjaga gedung KPUD pun seolah tidak membuat massa gentar, bahkan pihak kepolisian sempat menghalau masa dengan tembakan gas air mata namun tak dapat menghentikan aksi massa tersebut.

Beruntung, bentrokan ini tak berlangsung lama. Tak lama kemudian, pasukan Bataliyon Infanteri (Yonif) Para Raider 305/Tengkorak diterjunkan untuk membantu menangani pengendalian massa yang mengakibatkan kerusuhan di gedung kantor KPUD Karawang itu.

Meski sempat terjadi aksi saling dorong yang cukup sengit antara massa dengan pasukan tempur TNI AD itu. Namun hanya dalam hitungan menit, puluhan massa yang anarkis tersebut berhasil dilumpuhkan.

Petugas TNI, dengan sigap bisa mengendalikan situasi dan berhasil mengamankan orang yang menjadi provokator dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Demikian adegan simulasi pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden 2019 yang digelar Yonif Para Raider 305/Tengkorak yang digelar di Jalan Harapan Jaya Kawasan Industri Internasional Center (KIIC) pada Sabtu siang (9/2) ini.

Kepada awak media, Komandan Yonif Para Raider 305/Tengkorak Mayor Fajar Akhirudin, S.I.P., M.Si yang memimpin langsung kegiatan tersebut mengatakan kegiatan Ini adalah bentuk simulasi pengamanan jelang Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Presiden tahun 2019 yang dilakukan oleh TNI dan Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar).

Ia melanjutkan, kegiatan ini juga untuk meningkatkan sinergitas diantara komponen masyarakat dan bagaimana Standar Operasional Prosedur (SOP) yang benar didalam melaksanakan pengamanan pada saat pelaksanaan Pemilu bulan April mendatang.

“Kita ketahui bersama, tahun ini adalah tahun politik dimana menjadi tangggung jawab kita bersama untuk meningkatkan kemampuan personil sehingga dipersiapkan dalam rangka antisipasi pengamanan Pileg dan Pilpres 2019,” ujarnya menjelaskan.

Ia menerangkan, sekitar 400 orang personil TNI – Polri yang dikerahkan dalam kegiatan simulasi tersebut.

“Dan pada saat pelaksanaan nanti kami sudah siap dengan satu batalyon untuk mengamankan jalannya Pemilu demi mewujudkan kondusifitas di Kabupaten Karawang,” ucap Mayor Fajar menandaskan.

Mayor Fajar juga menjelaskan, pihaknya siap melaksanakan pengamanan disetiap wilayah di Kabupaten Karawang. Apa yang diperlukan akan turut disiapkan oleh satuannya. Ia pun menegaskan, satuannya menjungjung tinggi netralitas TNI karena menurutnya TNI adalah alat negara dan hanya akan mengabdi kepada negara.

“Kami sebagai militer kami akan tetap menjaga netralitas kami sebagai alat negara dan hanya akan berpolitik untuk negara, kami juga berharap siapapun pemenangnya dalam Pemilu nanti agar seluruh pihak dapat tetap menjaga kondusifitas dan keamanan di Negara Kesatuan kita ini pada umumnya dan Kabupaten Karawang khususnya,” pungkas Mayor Fajar seraya menyampaikan harapannya.(nna/ris)