Beranda Regional Tujuh Balon Kades yang Pernah Terkait Pidana Akan di Verifikasi Ketat

Tujuh Balon Kades yang Pernah Terkait Pidana Akan di Verifikasi Ketat

PURWAKARTA-Tahapan pendaftaran Balon Kades di Kabupaten Purwakarta yang sudah selesai memasuki tahapan verifikasi persyaratan yang harus dipenuhi oleh para Balon Kades.

Salah satunya di Desa Sukatani Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, panitia Pilkades secara tegas memberikan sinyal ketatnya verifikasi yang akan dilakukan terhadap Balon Kades yang mendaftarkan diri.

“Dari tujuh Balon Kades di Desa Sukatani sudah tiga orang yang telah memenuhi persyaratan pada tahapan pendaftaran,”jelas Ketua Panitia Pilkades Sukatani Asep Undang Juana Kamis (27/5)

“Empat lainnya masih dalam tahap melengkapi persyaratan, dan akan berakhir pada 1 Juni mendatang,”tegasnya.

“Tahapan verifikasi akan dilakukan secara ketat oleh panitia, terlebih bila ada diantara Balon Kades yang pernah terlibat pidana secara umum, baik itu telah menjalani vonis atau belum,”ujarnya.

“Kita akan lihat nanti dari SKCK dan keterangan dari PN Purwakarta, kita akan verifikasi lagi walaupun pihak Polres Purwakarta telah mengeluarkan SKCK dan keterangan dari PN,”ungkapnya.

“Kita akan melakukan koordinasi dengan pihak hukum, bukan bermaksud untuk menjegal atau mencari kesalahan para Balon, tetapi ini lebih mengedepankan agar warga tidak salah memilih calon Kades, kita harus mengedepankan calon Kades yang bersih,”paparnya.

“Apapun itu kami dari panitia akan berupaya sebaik mungkin dalam tahapan proses Pilkades, dan bagi yang belum memenuhi persyaratan hingga 1 Juni mendatang maka kami tidak akan memberikan perlakuan berbeda, bila tidak bisa memenuhi dipastikan kami akan tolak, apapun alasannya,”pungkasnya.

Dari ketujuh Balon Kepala Desa Sukatani Agus Umbara, Faridz Ridwan, dan Abdul Azis telah melengkapi persyaratan, sementara empat Balon lainnya Asep Sumpena (Petahana), Ai Hayati, M.Ihsan Qhosidi dan Dedi Hermawan belum memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan.

Artikel sebelumnyaStatus Terancam Pasca Pilkades, Forum BPD Curhat ke Komisi 1 DPRD Karawang
Artikel selanjutnyaKinerja PDAM Dinilai Payah, Askun: Gajinya Doang Gede