Beranda Regional Tumpukan Sampah Sepanjang 200 Meter Menyita Perhatian Warga Tanjungmekar

Tumpukan Sampah Sepanjang 200 Meter Menyita Perhatian Warga Tanjungmekar

Tumpukan sampah sepanjang kira-kira 200 meter di pinggir rel kereta api, Kampung Babakan, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, menyita perhatian warga.

Dari pantauan redaksi, sampah tersebut didominasi oleh limbah rumah tangga dan makanan sisa.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, Suwandi (30), mulanya sampah tersebut bersumber dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Lengo yang berada di sekitar lokasi. Makin lama, sampah makin menumpuk sehingga tidak tertampung TPS.

“Sudah sekitar satu pekan sampah menumpuk,” terangnya sambil menutup hidung.

Di tempat terpisah, Eliya Damayanti (24), pemilik warung di sekitar lokasi menuturkan sampah mulai menumpuk pasca banjir 20-21 Februari 2021. Sampah makin menggunung sejak sepekan yang lalu.

“Dari habis banjir langsung menumpuk, sebelumnya tidak pernah segini,” terang Eliya.

Pengangkutan sampah, kata Eliya, tidak dilakukan setiap hari. “Itu pun hanya satu truk satu hari. Pernah ada beko, tapi bukan untuk mengangkut sampah, hanya merapikan agar tidak meluber ke jalan,” sambungnya.

Sampah yang meluap sampai ke jalan jadi persoalan tersendiri. “Selain bikin macet, pengendara yang melintas pasti terganggu dengan baunya. Belum lagi beceknya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang Wawan Setiawan mengatakan, besok pihaknya akan menurunkan 23 truk pengangkut sampah.

“Target sampah terangkut semua sampai nol selama dua hari,” kata Wawan, Jumat (26/3).

Menurut Wawan, tumpukan sampah yang tidak tertampung TPS Lengo berasal dari sampah sisa banjir beberapa waktu lalu. Pasar di perbatasan Karawang-Bekasi juga turut menyumbang volume sampah.

Sebelumnya, Wawan memberikan keterangan ke media bahwa pihaknya kerepotan mengurusi sampah sisa banjir lantaran kekurangan armada pengangkut sampah.

“Untuk volume total sampah di TPS Lengo belum kami hitung. Yang jelas besok kami keroyokan ke lokasi tersebut,” imbuh Wawan. (fyz)

Artikel sebelumnyaLSPR Berkolaborasi dengan Kemenparekraf Lakukan Webminar
Artikel selanjutnyaKaryawan Toko di Karawang Gondol Duit 160 Juta untuk Bayar Hutang