Beranda Regional Usir Anggota Dewan Sambil Teriak “Jangankan Anggota Dewan, Malaikat Pun Saya Lawan”,...

Usir Anggota Dewan Sambil Teriak “Jangankan Anggota Dewan, Malaikat Pun Saya Lawan”, Remoz Meminta Maaf

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Sempat Viral dimedia sosial, karena pernyataannya yang dinilai kontroversi dan tidak pantas.

Pengelola Pasar Johar Karawang, I Wayan Wahyu Budi Mustike alias Remoz pun meminta maaf.

Hal tersebut disampaikannya, dihadapan awak media, Rabu (4/12), di Kantor Pengelola Pasar Johar, PT. Senjaya Rejekimas, Johar, Karawang, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut Remoz menyampaikan permohonan maafnya dan mengatakan jika ia sama sekali tidak memiliki niatan dengan sengaja mengucapkan hal yang tidak pantas, kepada para anggota dewan yang saat itu, Selasa (3/12), sedang melakukan sidak ke Pasar Johar.

Menurut Remoz pernyataannya, terucap karena dirinya terpancing emosi, sehingga ungkapan,” Jangankan Anggota Dewan, Malaikat Pun Saya Lawan” terlontar dari mulutnya.

“Atas pernyataan saya tersebut, saya memohon maaf kepada anggota dewan atas kekhilafan dan kesalahan karena ketidak sengajaan tersebut, dan dengan ini saya menyatakan permohonan maaf, kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Karawang dan seluruh masyarakat Karawang,” ucapnya penuh sesal.

Seperti diberitakan Tvberita.co.id sebelumnya, Sidak Komisi III DPRD Kabupaten Karawang ini awalnya berlangsung kondusif, dan disambut dengan baik oleh pihak pengelola yakni PT. Senjaya Rejekimas Pasar Johar serta Asosiasi Pedagang Pasar Johar (APPJ).

Namun entah apa yang menyulut, tiba-tiba saja situasi sidak berubah menjadi tidak kondusif, dan memicu pengusiran para anggota dewan Komisi III ini. Situasi semakin memanas, ketika Anggota DPRD Komisi III dari Fraksi PKS, Tatang Taufik, mulai beradu argumen. Dengan pihak pengelola.

Terpantau dilokasi, dan terdengar dengan jelas sekali, Remoz berteriak-teriak mengusir para wakil rakyat tersebut.

“Dari mana dasar anda mengatakan kami (Pengelola Pasar, Red) tidak becus, sembarangan, jangan sentimen dong,” ucapnya berteriak – teriak.

Remoz juga meminta para wakil rakyat itu untuk pulang.

“Sembarangan, suruh pulang … suruh pulang… suruh pulang..,” kata Remoz lagi meski diminta untuk diam oleh Novit Muhendar, Menager Pengelola Pasar Johar.

“Anggota dewan kok kayak gitu,…saya juga wajar, atas nama pribadi ..gak bisa atas nama pribadi,” menimpali ucapan Tatang Taufik, Salah seorang anggota DPRD Fraksi PKS, yang memang kebetulan memiliki kios dipasar tersebut.

Semakin terpancing emosi, dan situasipun semakin tidak terkendali sehingga Remoz pun melontarkan perkataan yang dinilai banyak pihak tidak pantas.

“Jangankan Anggota Dewan, Malaikat Pun Saya Lawan,” tandasnya.

Sementara itu, para Wakil Rakyat yang diusir pun bergegas meninggalkan lokasi pasar, yang pada menjadi tontonan masyarakat pedagang dan pembeli. (nna/dhi)