Beranda Health Vaksinasi Lansia Masih Rendah, Ini Kendalanya

Vaksinasi Lansia Masih Rendah, Ini Kendalanya

KARAWANG – Vaksinasi bagi lanjut usia (lansia) di Kabupaten Karawang masih terus dilakukan. Meski capaian target masih tergolong rendah, hal itu tak menyurutkan upaya UPTD Puskesmas di beberapa wilayah patah arang.

“Di Kecamatan Telagasari ini kita targetkan 4000 lansia, sementara saat ini baru mencapai 1000-an,” ungkap Kepala UPTD Puskesmas, H Asep Saepul Bahri, SKM, MM.

Pihaknya mengaku sudah berupaya dengan turun langsung mendatangi 14 desa se-Kecamatan Telagasari. Hanya saja, bukan berati tanpa kendala. “Pas masuk puasa mulai keliatan masyarakat enggan divaksinasi, karena mungkin momentumnya kurang tepat ya, sehingga di hari itu yang kita targetkan 100 hanya dapat 19 lansia,” ucapnya, Rabu (28/4).

Kendala lainnya, kata dia, ketika momentum pilkades kemarin terjun di desa dengan incumbent yang gugur. “Beberapa desa di Telagasari kemarin kan pilkades serentak. Nah kalau di lapangan yang bergerak kan bukan hanya puskes, tapi juga aparat desa. Pas incumbent tidak menang, kebanyakan jajaran desa udah gak termotivasi kerja, mobilisasi pun jadi tidak optimal,” lanjutnya.

“Belum lagi bagi lansia yang memiliki penyakit penyerta, kan gak bisa langsung divaksin, harus sembuh dulu,” sambungnya.

Meski begitu, ia mengaku tidak kehabisan akal, untuk memenuhi taget capaian pada vaksinasi lansia, sembari mencari strategi lain yang lebih efektif, ia terus mendorong peran-peran dari lintas sektor untuk aktif memobilisasi lansia dari seluruh desa. “Kita juga terus minta ke bu Camat agar mengintruksikan ke kepala desa mengirim lansia ke puskesmas minimal sepuluh orang setiap hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Purwasari, dr Maesaroh mengungkapkan, vaksinasi lansia di setiap UPTD memang mengalami beragam hambatan, namun hal itu tidak mematahkan semangatnya untuk terus meningkatkan jumlah atau target sasaran vaksinasi lansia. “Terus kita upayakan agar jumlahnya meningkat,” imbuh dia.

Rencananya, ia akan bekerja sama dengan Kasie Kesos Kecamatan Purwasari pada program pembagian honor guru ngaji dan amil dengan disisipkan program vaksinasi bagi lansia yang usianya di atas 60 tahun. “Kita juga berusaha seperti ini karena bentuk kepedulian kita pada kesehatan masyarakat, kita bekerja sama termasuk pada pembagian honor guru ngaji dan amil 30 April 2021 nanti,” pungkasnya. (kie)

Artikel sebelumnyaMajukan Roda Perekonomian, IPEMI Bekasi Gebrak UMKM Melalui Gebyar THR
Artikel selanjutnyaPPDI dan Sekda Lakukan Audiensi Bahas Kades Nakal