Beranda Regional Video Viral di Kedungwaringin, Kapolsek; Jebol Tidak Benar, Sengaja Dilepas Karena Hujan...

Video Viral di Kedungwaringin, Kapolsek; Jebol Tidak Benar, Sengaja Dilepas Karena Hujan dan Padat

Kapolsek Kedungwaringin mengklarifikasi soal video viral di pos penyekatan Kedungwaringin perbatasan Bekasi-Karawang. Dalam video berdurasi 22 detik tersebut, ratusan pengendara menerobos pos penyekatan Kedungwaringin, Minggu (9/5) dinihari tadi.

“Kejadian semalam yang viral, yang bilang di perbatasan Kedungwaringin jebol itu tidak benar. Memang sengaja (pemudik) dilepas karena situasi hujan, terus kendaraan padat, jadi diterima di Karawang,” kata Kapolsek Kedungwaringin AKP Suwarto.

Polisi, kata Suwarto, sudah mengantisipasi akan terjadi lonjakan kendaraan karena semalam diprediksi sebagai puncak arus mudik. “Tren kenaikan volume kendaraan mudik itu biasanya antara jam 12 malam sampai jam tiga pagi, tapi biasanya peningkatan sudah terlihat dari sore. Kejadian semalam itu sudah kami antisipasi,” terangnya.

Padatnya kendaraan ditambah kondisi hujan deras, dan mati listrik, membuat polisi mengambil keputusan untuk melonggarkan penyekatan. “Jadi artinya bukan dibiarkan, atau penyekatan jebol karena kekurangan personel. Tidak ada istilahnya jebol. Memang apabila di Kedungwaringin terjadi lonjakan kendaraan, sebagian dilepas agar diterima di pos Tanjungpura Karawang. Karena situasi saat itu terlalu padat jadi daripada kami kewalahan untuk memeriksa, kita putuskan untuk lepas agar nanti disekat di Karawang.”

Menurut polisi, pelonggaran penyekatan dilakukan selama 30 menit. Ada lebih dari 100 kendaraan yang diloloskan.

Sementara itu di tempat terpisah, Kapolsek Karawang Kota sekaligus Kepala Pos Penyekatan Tanjungpura Karawang Kompol Suparno mengakui soal limpahan kendaraan dari pos Kedungwaringin.

“Kedungwaringin dan Tanjungpura itu kan satu jalur, sama-sama jalan nasional. Kalau pemudik dari arah Bekasi lepas dari pemeriksaan, berarti menumpuknya di Tanjungpura,” katanya.

Meski kondisi hujan, pos di Tanjungpura sama sekali tidak mengendurkan pemeriksaan. Bahkan polisi sampai menambah jumlah personel khusus untuk pos penyekatan Tanjungpura.

“Di pos penyekatan Kupoh Karawang yang sudah ditutup dengan barikade, personelnya digeser ke pos Tanjungpura. Awalnya personel berjumlah 45 orang yang berjaga setiap hari, sekarang setelah ditambah jadi 65 sampai 70 personel yang berjaga setiap hari,” tutupnya. (fyz)

Artikel sebelumnyaViral, Video Ratusan Pengendara Diduga Pemudik Terobos Pos Penyekatan di Bundaran Kepuh
Artikel selanjutnyaPandemi tak Bisa Memutus Silaturahmi, IPS Tiga Angkatan 38 Gelar Buka Bersama