Beranda Regional Wabup Diperiksa BPK Terkait Uang Koordinasi 1,5 Miliar

Wabup Diperiksa BPK Terkait Uang Koordinasi 1,5 Miliar

Wakil Bupati Karawang

TVBERITA.CO.ID, KARAWANG – Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari mengaku heran tiba- tiba dirinya diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pasalnya, ada anggaran sebesar kurang lebih Rp 1,5 miliar yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Karawang untuk biaya koordinasi kepada instansi vertikal.

Dan dari anggaran sebesar itu, sebesar Rp 200 juta tersisa dan masuk ke dalam Silpa.

Hal tersebut diungkapkannya di hadapan para Aparatur Sipil Negara lingkup Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Karawang dalam satu kesempatan kegiatan evaluasi dan monitoring, kemarin.

Diceritakan Kang Jimmy sapaan akrabnya, mendapat panggilan pemeriksaan dari BPK tersebut tentu saja ia kaget dan langsung memerintahkan bendahara dan stafnya untuk membawa laporan pertanggungjawaban kepada BPK.

“Ternyata setelah bertemu, BPK itu bukan hendak memeriksa laporan keuangan saya, Namun mereka mempertanyakan kepada saya apakah benar menerima uang koordinasi dari setiap dinas yang ada,
Dikarenakan BPK menemukan alokasi anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk anggaran koordinasi,” ungkapnya.

Menurut Kang Jimmy, BPK juga menyampaikan, bahwa ada keterangan uang sebesar itu dialokasikan untuk kemudian dibagi-bagikan kepada para Muspida Karawang.

“anggaran tersebut di bagi-bagi untuk Bupati Karawang sekian juta, lima juta Wakil Bupati, sekian juta Kapolres, sekian juta Kejari, sekian juta Dandim, dan sekian juta ketua DPRD, tentu saja saya menolak karena memang tidak ada tanda tangan saya di sana, anggaran tersebut terserap Rp 1,5 miliar dengan Silpa mencapai Rp 200 juta,” pungkasnya. (nna/fzy)