Beranda Regional Wakil Rektor Unsika Jawab Tuduhan Orangtua Mahasiswa Tahan Ijazah

Wakil Rektor Unsika Jawab Tuduhan Orangtua Mahasiswa Tahan Ijazah

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Terkait polemik ijazah mahasiswa FISIP Unsika Jurusan Ilmu Pemerintahan yang hampir setahun belum juga dikeluarkan oleh pihak Univeraitas.

Wakil Rektor I bidang Akademik Unsika Candra Hayatul Iman turut angkat bicara.

Melalui pesan singkatnya Sabtu (9/2), Candra kepada Koran Berita menjelaskan jika selama ini tidak ada ijasah mahasiswa yang ditahan oleh pihaknya.

“yang merasa seperti akan saya tindak lanjuti dimana masalahnya, karena di Rektorat selalu ditindak lanjuti cepat jika ada pengajuan penerbitan ijasah,” jelasnya singkat.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan (FISIP) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Dadang Fahrudin ketika dikonfirmasi terkait ijazah mahasiswa Unsika yang hingga hari ini belum ada kejelasan.

Dirinya membantah jika Fakultasnya melakukan penahanan terhadap ijazah-ijazah para mahasiswa jurusan pemerintahan angkatan tahun 2018 yang di wisuda Juli lalu itu.

Menurutnya, masalah ijazah adalah kewenangan dari Universitas dan di Fakuktasnya semua ijazah telah selesai ditanda tangani.

“Di fakultas tidak ada ijasah yang belum ditanda tangani, Ijasah itukan dibuat di Universitas,” ujarnya menjelaskan.

Kembali ia menuturkan, Ijazah itu bukan hanya tanda tangan dekan fakultas saja , namun kewenangan universitas.

“Ga ada ijasah yang nyangkut di fakultas semua di universitas,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dari pengaduan seorang ibu, Sabtu (9/2) kemarin kepada Koran Berita, diketahui jika ijazah mahasiswa FISIP Unsika jurusan Ilmu Pemerintahan alumni Wisudawan Bulan Juli 2018 lalu hingga hari ini belum juga dikeluarkan oleh pihak Universitas tanpa alasan yang jelas.

Bahkan, sang anak mengalami rasa begitu tertekan dan kerap putus asa. Pasalnya pekerjaan yang didambakannya untuk bekal mencari masa depan yang jauh lebih baik harus pupus karena ijazasah asli yang kerap ditanyakan pihak perusahaan tak kunjung datang.(nna/ris)

Komentar Facebook