KARAWANG – Orang tua murid di SDN Pinayungan II Telukjambe Timur, Karawang mengeluhkan mahalnya bayaran sekolah, khususnya kewajiban membeli buku LKS tiap semester.
Salah satu orang tua murid berinisial T (45) mengungkapkan keluhan, menurutnya pembayaran sekolah terbilang memberatkan bagi sebagian kalangan.
Apalagi, T sendiri memiliki 2 orang anak yang disekolahkan di SDN Pinayungan II Telukjambe Timur. Otomatis, pembayaran buku LKS tersebut menjadi 2 kali lipat.
Baca juga: Kalahkan 50 Peserta se Indonesia, Paskibra SMPN 5 Karawang Bawa Pulang Piala Kemenpora
“Anak saya ada 2, yang 1 baru masuk kelas 1. Jadi awal masuk itu ada bayar pendaftaran 600 ribu, dapet baju sekolah. Tapi ternyata masih ada bayaran lagi untuk buku,” ungkapnya kepada tvberita.co.id, Rabu, 17 Juli 2024.
Ia memaparkan, anak kelas 1 diwajibkan untuk membayar buku seharga Rp250.000. Sedangkan anak di atas kelas 1, dikenakan pembayaran buku di atas Rp250.000.
“Kelas 3 itu 300 ribu bayar bukunya, terus setau saya kelas 5 lebih mahal lagi 400 ribu dan kelas 6 350 ribu,” terangnya.
“Saya keberatan, apalagi anak ada 2 disini. Harus beli, diwajibin beli semuanya,” tambahnya.
Orang tua lainnya, E (43) juga mengeluhkan hal serupa, menurutnya pembayaran buku LKS di SDN Pinayungan II Telukjambe Timur, Karawang amat mencekik. Sebab, dengan membayar Rp600.000 ribu di awal masuk, masih tetap ada baju sekolah yang harus dibeli secara terpisah.
Baca juga: Bupati Aep Larang ASN di Karawang Main Judi, Jika Membandel Bakal Dipecat-Dipolisikan
“600 ribu itu memang cuman di awal doang, dapet baju batik sama olahraga. Tapi ada beli baju pangsi beda lagi, harganya 170 ribu,” katanya.









