
KARAWANG – Warga Desa Jayamulya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang mengeluhkan tidak adanya Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan Cibuaya hingga ke Cemarajaya.
Warga yang enggan disebutkan namanya menyebut, jalan tersebut tidak pernah memiliki PJU sejak ia masih kecil. Panjangnya kurang lebih sekitar 5 km, dan kondisinya rawan ketika malam hari.
“Jalan dari Cibuaya ke Cemarajaya gak ada lampu pisan. Jalannya mah bagus, dari ibu kecil gak pernah ada lampu. Kalau motor gak ada lampunya udah gelap gulita aja, soalnya itu pesawahan. Rawan juga karena gelap,” ungkapnya kepada tvberita Rabu, 5 November 2025.
Baca juga: Heboh Guru Selingkuh dengan Guru, Disdikpora Karawang Telusuri
Pada masa pemerintahan Cellica, dia mengaku sempat mengutarakan langsung kondisi di desanya. Selain itu, keluhan tersebut juga sempat disampaikan kepada dewan dapil 3.
“Dulu waktu teh Celli kesini, pernah ngajuin, saya minta ke beliau ngomong langsung. Tapi sampai sekarang belum. Minta tolong ke dewan juga pernah,” katanya.
Ia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang tidak hanya memprioritaskan pengadaan PJU di wilayah perkotaan saja.
Penerangan Belum Merata
Sementara itu, Plt. Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Karawang, Niken Dihe Lifitri Desky menjelaskan bahwa pihaknya telah mendata seluruh kebutuhan PJU di Kabupaten Karawang, termasuk Kecamatan Cibuaya.
Baca juga: Target 10 Besar, KONI Karawang Pede 40 Cabor Lolos Porprov Jabar 2026
“Ada 627 ruas jalan kabupaten, kebutuhan PJU hampir 34 ribu idealnya. Saat ini PJU yang ada di kita itu 11.223 PJU. Tapi sebenarnya untuk total kebutuhan itu 49.693 PJU dari hasil kajian kami,” paparnya.
Seluruh kebutuhan yang telah terdata, lanjut dia, akan direalisasikan secara bertahap setiap tahunnya. Namun dalam hal ini, pihaknya memprioritaskan pembangunan di tempat-tempat yang urgent seperti; tingkat lalu lintas tinggi, jalur mudik, daerah rawan maling, serta daerah rawan kecelakaan.
“Memang belum merata, kita bertahap, berproses, semuanya akan kita terangin,” katanya.








