Beranda Headline Warga Karawang yang Langgar Prokes pada PPKM, Denda Rp 50-100 Ribu

Warga Karawang yang Langgar Prokes pada PPKM, Denda Rp 50-100 Ribu

Puluhan warga Karawang yang melanggar protokol kesehatan dengan tidak mengenakan masker pada masa PPKM Darurat dikenai denda mulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu, Selasa (6/7). Sidang dilaksanakan di Bundaran Mega Mall, Jalan Tuparev, Kabupaten Karawang.

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Rohayatie mengatakan, denda dan sanksi diserahkan sepenuhnya pada keputusan hakim. “Yang memutuskan hakim, lihat dari kesalahannya sendiri,” kata Rohayatie, Selasa (6/7).

Sidang di tempat dilaksanakan tiap hari Selasa dan Kamis selama masa PPKM Darurat. Rohayatie berharap, sidang di tempat bisa memberikan efek jera kepada masyarakat sehingga makin sadar dalam menjaga protokol kesehatan.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliesta Ageng Wicaksana mengatakan, sesuai Perda Jawa Barat nomor 5 tahun 2021, pelanggar protokol kesehatan diancam denda maksimal Rp 50 juta dan kurungan maksimal tiga bulan.

“Namun keputusan ada di tangan hakim sesuai keyakinan dari hakim,” katanya.

Oliestha mengatakan, kepolisian bertindak sebagai penyidik akan berkeliling mencari para pelanggar prokes bersama tim satgas lainnya.

“Kami sebagai penyidik pembantu, penyidik tipiring kami dari Sabhara melakukan penindak mobile penertiban terhadap masyarakat maupun pelaku usaha yang melanggar prokes. Seperti tidak memakai masker, sarung tangan kemudian pelaku usaha makanan misalnya tetap melakukan makan di tempat, itu semua kami tertibkan dan kami lakukan sidang di tempat di lokasi ini,” katanya.

Teknisnya para pelanggar akan didata, pihaknya akan melakukan penyitaan KTP atau SIM. Kemudian para pelanggar akan diundang untuk sidang.

Artikel sebelumnyaAnggota DPRD Karawang Sumbangkan Kasur Bagi RSKP Jatisari
Artikel selanjutnyaKadin Dukung Pemkab Beri Sanksi Pada Perusahaan yang Tidak Terapkan Prokes