Beranda Regional Warga Keluhkan Kondisi Air PAM, PDAM Ditegur DPRD

Warga Keluhkan Kondisi Air PAM, PDAM Ditegur DPRD

BEKASI, TVBERITA.CO.ID- Warga kompleks Perumahan Permata Hijau Permai, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara mengaku geram oleh PDAM Tirta Bhagasasi, lantaran air PAM yang mengalir dalam sebulan ini berwarna pekat dan menimbulkan bau.

Keluhan-keluhan warga telah disampaikan kepada PDAM Tirta Bhagasasi Cabang Wisma Asri. Namun belum ada perubahan signifikan atas air yang diterima warga sebagai pelanggan. Meskipun sebelumnya pada pekan kemarin Kepala Cabang PDAM Bhagasasi Wisma Asri, Bambang Okki mengklaim telah menanggapi keluhan warga terkait air keruh.

“Hari Sabtu kemarin, 6 Oktober 2018, ada pengaduan tentang air keruh di alamat Perum Permata Hijau Permai. Berdasarkan instruksi Wali Kota Bekasi tentang optimalisasi pelayanan, hari itu juga petugas kami melaksanakan pengurasan jaringan di wilayah tersebut, bukti video dilampirkan,” kata Bambang Okki.

Kendati Bambang Okki mengklaim telah melakukan sejumlah perbaikan, pada kenyataannya air PAM yang mengalir ke warga tetap keruh. Hal ini sebagaimana diungkapkan Ayu Afifah, warga Kompleks Perumahan Permata Hijau yang terus bersuara mengungkap buruknya pelayanan PDAM Tirta Bhagasasi.

“Air PAM yang saya terima, masih dengan kondisi yang keruh. Sampai kapan kondisinya seperti ini terus,” ucap Ayu sambil menunjukkan air PAM yang keruh pada Sabtu (13/10/2018) malam.

Ayu juga mengakui sempat diberikan informasi bahwa PDAM Bhagasasi Wisma Asri sudah melakukan pengurasan dan dijanjikan air bersih kembali. Namun ia menyesal karena pernyataan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan kondisi air yang didapat oleh warga.

“Air yang kita terima itu, pagi kecil, malam sekitar pukul 22.00 WIB air yang masuk kotor. Kita bayar sesuai ketentuan, seharusnya kita punya hak dapatkan air bersih,” keluhnya dengan geram.

Menanggapi itu, Anggota DPRD Kota Bekasi, Choiruman J Saputro mendesak PDAM Tirta Bhagasasi profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi PDAM Tirta Bhagasasi sendiri sering melakukan kenaikan tarif.

“Ini menjadi bahan bagi kami untuk mengevaluasi terkait pelayanan PDAM. Soal kenaikan tarif akan jadi pertanyaan kami, jika tidak diimbangi dengan pelayanan yang baik,” ujar Choiruman.

Politisi PKS ini mendorong Komisi III DPRD Kota Bekasi untuk memanggil PDAM Tirta Bhagasasi terkait buruknya pelayanan di wilayah Cabang Wisma Asri.

“Keluhan warga ini menjadi bahan untuk mereview pelayanan terhadap masyarakat. Komisi tiga harus segera memanggil pihak PDAM Tirta Bhagasasi untuk diminta penjelasannya,” bebernya. (asm/fzy)