Beranda Headline Selama Pandemi, Angka Kemiskinan di Karawang Naik 27,98 Persen

Selama Pandemi, Angka Kemiskinan di Karawang Naik 27,98 Persen

TVBERITA.CO.ID – Dinas Sosial Kabupaten Karawang mencatat selama pandemi Covid-19, angka kemiskinan meningkat hingga 27,98 persen.

Sepanjang periode bulan Januari hingga Mei 2020, masyarakat dari yang semula masuk kategori ekonomi kelas menengah tiba-tiba jatuh miskin.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Abdul Aziz, kepada TV Berita, Kamis (9/7).

Menurut Azis, Naiknya angka kemiskinan tersebut adalah dampak dari pandemi Covid-19 yang mewabah di Indonesia khususnya Kabupaten Karawang. Sehingga berdampak langsung kepada sendi-sendi perekonomian masyarakat katagori kelas menengah ke bawah.

“Data ada kenaikan angka kemiskinan hingga 27,89 persen,” sebutnya.

Lebih lanjut Aziz menerangkan, pada akhir tahun 2019 pihaknya telah melakukan verifikasi angka kemiskinan di 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang selama bulan November hingga Desember 2019 yaitu mencapai 173.000 kepala keluarga (KK).

Dan meningkat di akhir bulan Mei 2020 menjadi 223.600 KK.

“Jadi, total keseluruhan warga miskin sebanyak 223 ribuan KK dari sebelumnya 173.000 KK,” ungkap Azis.

Dipaparkan Azis hal itu berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial 2019, jumlah orang miskin di daerah itu sebanyak 173.000 kepala keluarga (KK) dan ada penambahan perluasan sekitar 50.600 KK pada per Mei 2020.

“Untuk saat ini, data valid angka kemiskinan di Karawang mencapai 223.000 KK,” ungkapnya lagi.

Dinas Sosial Kabupaten Karawang sendiri, tutur Azis, masih terus melakukan pendataan terhadap sebaran masyarakat yang masuk kategori miskin.

“Kami gencar berkoordinasi dengan RT/RW maupun Kelurahan untuk segera memetakan angka kemiskinan,” pungkasnya. (nna/fzy)