Beranda Karawang Selama PSBB, Bupati Izinkan Toko Non Pangan Beroperasi

Selama PSBB, Bupati Izinkan Toko Non Pangan Beroperasi

TVBERITA.CO.ID – Dalam silaturahmi virtual akbar mahasiswa Karawang yang digelar pada Senin malam (15/6), Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menyampaikan saat ini toko non pangan sudah boleh beroperasi asal tetap menggunakan standar protokol kesehatan.

Bupati mengungkapkan selama PSBB diberlakukan di Karawang, semua titik-titik keramaian di Karawang ditutup sementara seperti mall dan toko-toko kecuali toko pangan atau toko-toko yang menjual sembako. Dampak dari kebijakan tersebut kasus positif di Karawang mengalami penurunan dan sudah banyak yang dinyatakan sembuh.

“Alhamdulillah, terkonfirmasi pada saat malam takbiran, pasien positif di Karawang dinyatakan sembuh semua. Karawang sendiri yang tadinya ditetapkan sebagai zona merah kini menjadi zona kuning, makanya kita berlakukan kembali PSBB, karena tinggal selangkah lagi Karawang menjadi zona hijau,” kata Cellica.

Cellica menambahkan letak Kabupaten Karawang ini merupakan daerah perlintasan dari Jakarta, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi yang juga masih zona kuning kecuali Jakarta yang masih berada dalam zona Merah.

“Karawang ini daerah perlintasan dari Jakarta dan Bekasi, maka perlu adanya kepatuhan, tugas pemerintah adalah memfasilitasi masyarakat, semisal perlu dilakukan swab tes, butuh tempat untuk cuci tangan, kami siap fasilitasi. Kemarin kita dihadapkan dengan arus mudik, makanya saat ini juga kita lagi gencar melakukan swab test masal, dan kemarin terkonfirmasi ada tiga orang yang positif yaitu dari Batujaya dan Kutamukti,” tambahnya.

Cellica juga menyoroti faktor ekonomi masyarakat di masa pandemi, Pemkab Karawang juga memberikan bantuan sosial kepada masyaraka terdampak.

“Kita dari Pemkab memberikan bantuan sosial berupa uang, sebesar 300 ribu kepada keluarga penerima manfaat (KPM), harapannya ekonomi dilapangan tetap jalan,” ucapnya.

Cellica juga menyinggung soal pembukaan pusat perbelanjaan di Karawang yang saat ini masih dipertimbangakan.

“Kami membolehkan toko non pangan untuk buka, di luar mall kami mengizinkan tapi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (ddi/fzy)