Beranda Bekasi Serius, Pemkot Sediakan PCR Test di Tujuh Titik Perbatasan

Serius, Pemkot Sediakan PCR Test di Tujuh Titik Perbatasan

TVBERITA.CO.ID, KOTA BEKASI –¬†Pemerintah Kota Bekasi dalam penerapan perpanjangan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memasuki hari kelima di Kota Bekasi, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menegaskan akan menyediakan Polymerase Chain Reaction (PCR) Test di 7 lokasi perbatasan Kota Bekasi.

Berkoordinasi dengan Kapolres Metro Bekasi Kombespol Wijonarko, dan Dandim 0507 Bekasi Kolonel Inf. Rama Pratama di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Bekasi, untuk menjelaskan mengenai rencana pada esok hari mengenai penggalakan di titik PSBB Kota Bekasi.

Diinformasikan, PCR test merupakan tes melalui prosedur pemeriksaan diawali dengan sampel dahak, lendir, atau cairan dari bagian antara hidung dan tenggorokan, lalu akan dilakukan metode swab yang prosedurnya memakan waktu 15 detik dengan tidak menimbulkan rasa sakit, dan selanjutnya akan dibawa untuk diteliti di laboratorium Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

“Melalui sampling bagi warga Kota Bekasi yang masuk maupun keluar Kota Bekasi, akan dilakukan untuk PCR test guna mencegah penyebaran mata rantai Covid-19 ini, tes tersebut dilakukan langsung oleh Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Tim RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi yang disebar di 7 lokasi PSBB,” kata Walikota Bekasi, Rahmat Effendi kepada Tvberita, Selasa (5/5/20).

Adapun tujuh lokasi ini juga terbagi dengan jumlah PCR tesnya untuk warga yang keluar masuk di PSBB, di antaranya Perbatasan Lubang Buaya – Pondok Gede, 50 PCR test. Perbatasan Jembatan Sasak Jarang – Wisma Asri Bekasi Utara, 50 PCR test. Perbatasan Sumber Arta, 100 PCR test. Perbatasan Jatiwaringin, 50 PCR test. Perbatasan Pabrik Teh Botol Sosro Harapan Indah, 50 PCR test.
Perbatasan Bantar Gebang di Pangkalan 6, 50 PCR test. Dan Stasiun Utama Kota Bekasi sebanyak 300 PCR test.

Wali Kota menegaskan kembali bahwa PCR test tersebut dihabiskan pada hari itu juga untuk di perbatasan-perbatasan yang telah ditentukan di tujuh lokasi tersebut, dan petugas Dinas Kesehatan akan disebar di enam lokasi Perbatasan PSBB, dan untuk lokasi PSBB di Stasiun Utama Kota Bekasi akan dilakukan oleh petugas kesehatan dari RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi.

“Dengan hal ini kita berlakukan di tujuh titik PSBB untuk PCR test, melakukan tracking jika ada yang terduga positif, dan lakukan tracking dengan yang berkomunikasi si terduga, ini langkah penggalakkan untuk PSBB, karena warga masih banyak diketemukan pelanggaran pelanggaran di PSBB tahap II ini.”

“Kami akan serius berkoordinasi Kapolres dan Dandim untuk penggalakkannnya di lapangan, termasuk sosialisasi ASN dan Non ASN yang woro woro kepada warga yang masih nongkrong tidak memperdulikan kesehatan ia sendiri untuk tidak keluar rumah jika tidak ada urusan penting,” tegas Rahmat Effendi.

Imbauan dari Wali Kota Bekasi agar warga diharapkan ikuti peraturan Pemerintah Kota Bekasi, karena jumlah terduga positif di Kota Bekasi sudah mencapai level tinggi, dan juga jumlah meninggal penyakit khusus 100 orang dan meninggal p+ berjumlah 26 orang.

“Harus berapa banyak lagi menjadi korban dari Covid-19 ini? Dengan cara kita bekerja sama dari warga dan Pemerintah Kota Bekasi juga Polres Metro Bekasi dan Dandim 0507 Bekasi, untuk sama-sama sosialisasikan bahaya dari Covid-19 ini, warga mengikuti dengan anjuran dari pemerintah untuk menjaga jarak,” tegas Wali Kota.¬†(ais/fzy)